Agung Yansusan Kawal Pembangunan Jembatan Dayeuhkolot: Proyek Strategis Bernilai Rp190 Miliar Dimulai

:


Bandung, 29 September 2025 — Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Golkar, Agung Yansusan, turun langsung ke lapangan untuk mengawal rencana pembangunan Jembatan Citarum di Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Proyek ini tercatat sebagai bagian dari program strategis Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp190 miliar melalui APBD Provinsi.

Dalam unggahan video di media sosial, Agung menyatakan bahwa pembangunan jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi bagian dari upaya mitigasi banjir dan peningkatan konektivitas antarwilayah. “Kita ingin jembatan ini menjadi solusi jangka panjang, bukan proyek simbolik,” ujarnya.

📊 Detail Anggaran Infrastruktur:

Lokasi ProyekNilai AnggaranSumber Dana
Jembatan Citarum, DayeuhkolotRp190.000.000.000APBD Provinsi Jabar
Jembatan Ciseureuh, KuninganRp36.000.000.000Belum terkonfirmasi

Skema Pendanaan dan Tanggung Jawab:
Berdasarkan dokumen perencanaan, pembangunan jembatan penghubung antar kabupaten/kota seperti Dayeuhkolot melibatkan pendanaan dari APBD Kabupaten/Kota, APBD Provinsi, dan APBN. Sektor penanggung jawab utama adalah Bina Marga, dengan dukungan lintas instansi.

Jenis kegiatan yang didanai:

  • Jembatan antar kabupaten/kota
  • Jembatan antar desa/kecamatan
  • Jembatan darurat akibat banjir

Respons Warga: Harapan dan Kritik
Diskusi publik di media sosial menunjukkan antusiasme sekaligus kekhawatiran warga. Dalam komentar berbahasa Sunda, warga menyoroti kondisi jalan di sekitar pertigaan Kamasan yang kerap tergenang saat hujan.

“Kamasan disarese nya ji propinsi, kaya kolam ikan wae kalau hujan,” tulis Bintang Natawisastra.
“Duit anggaran kab. téh gede, ari jalan di pertelon Kamasa nggeumeubeu sallianna,” timpal Dedih Suryadi.
“Jieun sing geulis atuh mang, cukang Dayeuhkolot téh, aya historyna éta wilayah,” tambah Gum Permadi.

Komentar-komentar ini mencerminkan harapan agar proyek tidak hanya megah secara anggaran, tetapi juga berdampak nyata dan estetis bagi warga.

Catatan Strategis:
Jembatan Dayeuhkolot memiliki nilai historis dan fungsi vital dalam mobilitas warga Bandung Selatan. Pembangunan ulangnya diharapkan menjadi momentum perbaikan tata ruang dan pengurangan risiko banjir tahunan.

Agung Yansusan mengajak masyarakat untuk terus mengawal proyek ini. “Transparansi dan partisipasi publik adalah kunci. Mari kita pastikan pembangunan ini membawa manfaat nyata dan berkelanjutan,” tutupnya.



Comment