Netizen Suarakan Kekhawatiran “Sindikat”
BANDUNG, BANDUNGKITA.ID – Dunia maya dihebohkan dengan pengakuan seorang pasien pascamelahirkan, Azkia Kia, yang mengalami kejadian traumatis di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Bayi milik Azkia diduga hampir dibawa pulang oleh pasangan lain akibat kelalaian prosedur oleh oknum tenaga medis di ruang NICU.
Video curhatan Azkia Kia tersebut meledak di media sosial. Hingga berita ini diturunkan, video tersebut telah ditonton hampir satu juta kali, disukai puluhan ribu netizen, dan memanen ribuan komentar. Gelombang kecaman publik tidak terbendung, menuntut transparansi dan pertanggungjawaban dari manajemen rumah sakit milik pemerintah tersebut.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula pada Rabu pagi saat Azkia hendak menjemput bayinya yang dijadwalkan pulang. Merasa ada yang tidak beres, ia bergegas ke ruang perawatan dan terkejut mendapati bayinya sudah digendong orang lain.
“Anak saya sudah digendong orang lain, hampir mau dibawa pulang. Untungnya saya mengenali selimut, baju, dan muka anak saya,” ungkap Azkia dalam unggahannya.
Lebih mencurigakan lagi, gelang identitas bayi ditemukan dalam kondisi sudah terputus. Azkia menyebut oknum perawat mengakui telah menggunting gelang tersebut dengan alasan virus, yang menurut keluarga merupakan pelanggaran SOP serius karena gelang identitas seharusnya tetap terpasang hingga pasien sampai di rumah.

Netizen Suarakan Kekhawatiran “Sindikat”
Kolom komentar pada unggahan Azkia dipenuhi dengan desakan agar kasus ini dibawa ke jalur hukum. Banyak netizen yang merasa kejadian ini bukan sekadar kelalaian administratif, melainkan adanya indikasi yang lebih serius.

Beberapa komentar netizen menyoroti poin-poin berikut:
Tuntutan Jalur Hukum: Akun Yena Agustin dan Ijang Cobra mendesak agar kasus ini tidak dibiarkan dan segera diproses secara hukum.
Dugaan Modus Tertentu: Akun Randi Kacrut dan Andi menyuarakan kekhawatiran bahwa insiden ini bisa jadi merupakan modus sindikat yang memanfaatkan kelengahan orang tua.

Evaluasi Tenaga Medis: Netizen seperti Leni Noy Noy dan Budi Hardian Syah menekankan pentingnya pengusutan tuntas agar menjadi pelajaran bagi seluruh dokter dan perawat di RSHS agar kejadian serupa tidak terulang.




Dukungan Kawal Kasus:”Usut tuntas, lapor, netizen siap mengawal,” tulis akun *Iman Firmansyah, mewakili ribuan komentar lain yang memberikan dukungan moril kepada Azkia.
Tanggapan Pihak RSHS
Pihak manajemen RSHS Bandung telah memberikan respons awal melalui akun media sosial resmi mereka. Dalam tangkapan layar percakapan yang dibagikan, pihak RSHS menyampaikan permohonan maaf dan meminta data rekam medis pasien untuk proses investigasi internal.

“Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, untuk keluhan Bapak/Ibu akan kami bantu sampaikan ke bagian terkait,” tulis admin rshs_bandung.
Meskipun sudah ada respons awal, publik tetap mendesak manajemen RSHS untuk memberikan penjelasan terbuka mengenai bagaimana prosedur keamanan bayi bisa ditembus dengan begitu mudah, terutama terkait pemutusan gelang identitas sebelum bayi diserahkan secara sah kepada orang tua kandungnya.
Oleh: Dona Hermawan || BandungKita.id





Comment