Pertamina Pastikan Stok LPG 3 Kg di Garut Aman

Garut1272 Views

BandungKita.id, GARUT – Stok LPG 3 kg di wilayah Kabupaten Garut dipastikan aman. Hal tersebut dinyatakan pihak Marketing Operation Region III Jawa Bagian Barat dari PT. Pertamina, saat melakukan operasi pasar di beberapa daerah di Kabupaten Garut.

Unit Manager Communication Pertamina MOR III, Dewi Sri Utami, mengatakan, penyaluran LPG 3 kg pada bulan Februari mencapai rata-rata hampir 52 ribu tabung per hari.

Penyaluran tersebut meningkat sedikit dibandingkan penyaluran Januari 2019, yang mencapai rata-rata 51 ribu tabung per hari. Penyaluran LPG dilakukan melalui 30 agen dan 964 pangkalan yang tersebar di wilayah Garut.

“Peningkatan penyaluran sudah dilakukan menjelang Hari Raya Imlek, dimana seperti trend sebelumnya selalu menunjukkan peningkatan kebutuhan di masyarakat. Sehingga kami melakukan extra dropping pada tanggal 4, 5, dan 6 Februari,” katanya saat ditemui di Alun-alun Wanaraja, Sabtu (16/2/2019).

Pihaknya menilai, harga LPG 3 kg di Pangkalan masih sesuai dengan harga eceran terendah (HET) yang ditetapkan yakni Rp 16.000 per tabung. Untuk memastikan ketersediaan LPG 3 kg, Dewi menambahkan, pihaknya akan terus melakukan tinjauan kondisi di lapangan.

BACA JUGA :

BBKSDA Jabar Akui Penurunan Status Cagar Alam Papandayan dan Kamojang untuk Pemanfaatan Panas Bumi

Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas, Satlantas Polres Garut Gencar Lakukan Razia

 

“Kami ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat, terlebih pada produk LPG Subsidi 3 kg yang diperuntukan bagi masyarakat miskin atau usaha mikro, sesuai dengan aturan Pemerintah. Sementara, bagi warga yang memiliki daya beli, Pertamina telah menyediakan LPG Non Subsidi seperti Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg, serta LPG tabung biru 12 kg dan 50 kg untuk usaha komersial,” jelasnya.

Berdasarkan Peraturan Presiden No 104 Tahun 2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga, LPG 3 kg merupakan produk LPG bersubsidi dari Pemerintah. Pertamina berperan dalam melakukan penyaluran melalui Agen dan Pangkalan sebagai lembaga penjual resmi.

Menurutnya, jika masyarakat menemukan kesulitan dalam memperoleh produk LPG dan menemukan harga yang tidak sesuai dengan HET daerah setempat serta ditemukan kecurangan yang terjadi di lapangan bisa menghubungi layanan Contact Pertamina 135 atau email ke [email protected].

Terpisah, Ketua Hiswana Migas Kabupaten Garut, Iyad Hidayatulloh, mengatakan, kebutuhan masyarakat terhadap gas LPG 3 kg di Garut cenderung seimbang dengan stok per harinya sebanyak 52 ribu tabung.

Menanggapi beberapa keluhan dari sebagian masyarakat soal harga gas bersubsidi yang diatas harga eceran tertinggi (HET), Iyad mengatakan, hal tersebut diakibatkan terlalu banyaknya rantai penjualan di tingkat pengecer. Sementara dari agen dan Pangkalan, harga gas bersubsidi sudah dijual seusai HET yakni Rp 16 ribu per tabung.

“Kadang di pengecer dijual ke warga, oleh warga dijual lagi, kemudian bisa juga dijual kembali itu gas. Sehingga rantai penjualannya panjang (akibatkan harga gas diatas HET di tingkat pengecer, red). Sementara di tingkat agen atau pangkalan sebetulnya kita menjual berdasarkan HET,” katanya kepada wartawan usai Operasi Pasar di Alun-alun Wanaraja. (M Nur el Badhi/Bandungkita.id)

Editor: Dian Aisyah

Comment