by

Masyarakat Diminta Waspada Penipuan CPNS, Begini Kata Pemkot Cimahi

BandungKita.id, CIMAHI – Para pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 diminta lebih waspada terhadap oknum yang menawarkan jasa pelicin untuk menjadi abdi negara. Pemkot Cimahi memastikan bila ada pihak yang menjamin akan lulus CPNS, hal itu adalah penipuan.

Pasalnya, seluruh proses seleksi mulai dari pendaftaran, ujian hingga pengumuman dilakukan secara online dan diumumkan melalui website resmi pemerintah.

“Saya tegaskan, jangan percaya kepada oknum. Sekarang ini udah enggak ada celah buat main belakang,” ungkap Kepala Badan Pengelola Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDMD), Harjono, saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Jumat (26/10).

Tingginya minat masyarakat untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sendiri dikhawatirkan membuat oknum tergiur untuk melakukan kejahatan dalam seleksi CPNS.

Khusus di Kota Cimahi saja, pelamar yang dinyatakan lulus administrasi mencapai 2.630 orang yang terdiri dari tenaga pendidik, tenaga kesehatan dan tenaga ahli. Ribuan peserta itu akan mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada 7 November mendatang di Sport Jabar Arcamanik, Jalan Pacuan Kuda.

Tapi, dia menegaskan, proses seleksi CPNS kali ini semakin diperketat. Sangat tidak mungkin terjadi praktik titip menitip ataupun penipuan oleh oknum. Selain itu, Panitia Seleksi Daerah (Panselda) tidak memiliki kewenangan.

“Sekarang ini kan sudah pakai sistem CAT. Soalnya juga langsung dari pusat,” kata Harjono.

Harjono mengungkapkan, beberapa bulan lalu, sempat ada dua orang yang membawa berkas penerimaan CPNS ke Badan Kepegawaian Daerah Kota Cimahi. Namun, pihaknya memastikan bahwa berkas penerimaan tersebut palsu.

Untuk menghindari praktik nakal itu, Harjono mengimbau pelamar agar CPNS mencari informasi langsung ke Pemkot Cimahi. Terlebih lagi, dalam seleksi CPNS kali ini ada helpdesk daerah. (SDK/BandungKita.id)

Comment