by

Mau Naik Gunung Pas Tahun Baru? Berikut Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan

Bandungkita.id, BANDUNG – Libur panjang menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2019 (Nataru) segera tiba. Salah satu pilihan tempat yang dituju adalah wisata alam gunung. Pemandangan indah, suana alam asri dan pengalaman kemping di alam terbuka bakal jadi pengobat penat saat menjalani rutinitas sehari-hari.

Namun demikian ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika hendak menghabiskan liburan di wisata alam gunung, terutama gunung yang berstatus aktif. Di Jawa Barat, ada tiga gunung aktif yang kerap mengalami peningkatan kunjungan tatkala libur Nataru.

Gunung tersebut diantaranya, Gunung Tangkubanparahu, Gunung Papandayan, Gunung Galunggung, dan Gunung Salak.

Sementara, Gunung yang berada diluar Jawa Barat, yakni Gunung Sinabung status awas, Gunung Anak Karakatau status waspada, Gunung Agung status siaga dan Gunung Soputan level siaga. Dengan urutan status dari Normal-Waspada-Siaga-dan Awas.

Jika hendak berlibur ke gunung tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau kepada masyarakat tetap waspada dan memenuhi aturan yang diterapkan di setiap venue.

“Kami himbau kepada masyarakat yang akan berwisata gunung agar lebih waspada, jangan terlalu panik juga karena kami sudah melakukan kordinasi seoptimal mungkin dengan dinas terkait dan para ahli,” kata Kepala Sub Bidang Gunungapi Wilayah Barat, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kristianto, Selasa (18/12/2018).

Kris juga menyampaikan terkait kiat-kiat yang perlu diperhatikan bagi wisatawan yang akan berwisata di gunung. Berikut adalah kiat-kiat dari PVMBG:

  1. Kenali kondisi gunungnya, melalui informasi di intenet, bila kondisi gunung sedang baik maka pendakian bisa dilakukan.
  2. Cek rekomendasi teknis. Karena biasanya ada gunung yang kondisinya baik, namun tidak direkomendsikan,
  3. Cari tahu status, kalau gunungnya di atas normal jelas ada sektor yang dilarang untuk dikunjungi
  4. Cek rambu evakuasi. Sebagai pengunjung kita harus mewaspadai kalau sewaktu waktu ada kejadian mendadak kearah mana harus menyelamatkan diri
  5. Cek rambu peringatan. Perhatikan sekitar gunung ada rambu pemberitahuan apa, kalau ada rambu peringatan gas berarti ada potensi gas yang signifikan
  6. Sebelum berangkat cari tahu informasi cuaca. Kalau berpotensi hujan atau mendung ada kemungkinan pengendapan gas sehingga pendakian tidak dianjurkan.***(TRH/BandungKita.id)

Comment