by

Angka Kunjungan Wisata Gunung Merapi Saat Libur Nataru Diprediksi Meningkat, PVMBG Bentuk Posko Nasional

BandungKita.id, BANDUNG – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) diprediksi angka kunjungan wisata gunung di Jawa Barat akan bertambah. Namun begitu sejumlah gunung tersebut perlu dikenali dan diwaspadai kondisinya agar bisa mengetahui potensi bencana.

Demikian disampaikan Kepala Sub Bidang Gunungapi Wilayah Barat, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kristianto saat jumpa pers mengenai sosialisasi informasi kebecanaan geologi dalam menghadapi Natal dan tahun baru 2019, di ruang Informasi kebencanaan geologi, PVMBG, Jalan Diponegoro No 57 Kota Bandung, Selasa (18/12/2018).

“Diprediksi akan ada kenaikan kunjungan wisata ke beberapa gunung api, tentunya wisatawan perlu terus waspada, gunung-gunung tersebut diantaranya Gunung Tangkubanparahu, Gunung Papandayan, Gunung Galunggung, dan Gunung Salak,” Ungkap Kris

Pihaknya juga menambahkan sebagai bentuk kesiapsiagaan, telah membentuk Posko Nasional ESDM, baik yang terpusat di Bandung maupun Jakarta.

“Kami sudah siapkan beberapa tim, baik itu yang mengawasi potensi bencana secara umum, dan ada juga tim khusus tanggap darurat gunung api, yang saat ini mulai terlihat aktivitasnya meningkat,” lanjut Kris.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Terminal Cicaheum Siapkan 188 Armada Bus : Ini Rinciannya

Sementara, Gunung yang berada diluar Jawa Barat yang mengalami peningkatan aktivitas vulkanik, kata Kris, yakni Gunung Sinabung status awas, Gunung Anak Karakatau status waspada, Gunung Agung status siaga dan Gunung Soputan level siaga. Dengan urutan status dari Normal-Waspada-Siaga-dan Awas

Selain itu, pihak nya juga sudah melakukan kerjasama dengan pengamat gunung api untuk meningkatkan pemantauan disejumlah gunung tersebut

“Kami himbau kepada masyarakat yang akan berwisata gunung agar lebih waspada, jangan terlalu panik juga karena kami sudah melakukan kordinasi seoptimal mungkin dengan dinas terkait dan para ahli,” pungkas Kris.*** (TRH/BandungKita.id)

Comment