oleh

Pemerintah Siapkan Payung Hukum Bagi Transportasi ‘Online’

BandungKita.id, JAKARTA – Pemerintah ingin memberikan sebuah payung hukum yang jelas mengenai kegiatan transportasi online. Hal tersebut dilakukan guna memberi kejelasan bagi konsumen, driver dan pegusaha.

“Kita sudah membuat Peraturan Menteri (Perhubungan, red) Nomor 118 Tahun 2018 dan masih digodok lagi untuk ojek online-nya tahun 2018,” ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjawab pertanyaan wartawan usai menghadiri acara Silaturahmi dengan Pengemudi Online di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (12/1/2019).

Dikatakan Jokowi, kejelasan payung hukum juga penting bagi Pemerintah untuk memberi sanksi bagi pelanggar dan melakukan memonitoring di lapangan. “Yang paling penting adalah kalau pekerjaan ini bisa memberikan sebuah ruang kerja bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai keuntungan bagi masyarakat, aplikator ataupun pengemudi, Presiden menjawab bahwa semuanya harus berada di posisi yang diuntungkan. “Sini senang, di sana senang, semuanya harus senang,” ujar Presiden.

Mengenai target selesainya peraturan ojek online, Presiden menjawab bahwa undang-undang untuk roda dua memang secara hukum internasional itu tidak ada. “Oleh sebab itu, kita memberikan payung hukum lewat peraturan menteri, ada diskresi di situ dan targetnya secepat-cepatnya,” pungkasnya.***(RES)

Komentar