oleh

Pasca Kecelakaan Bus Kramat Jati, Polres Garut Tilang Puluhan Kendaraan, Begini Kata Kapolres

BandungKita.id, GARUT – Setelah terjadi kecelakan Bus Kramat Jati di Jalan Bypass Cicalengka beberapa waktu yang lalu. Puluhan kendaraan umum di Terminal Guntur, Garut diperiksa kelayakannya oleh Dinas Perhubungan dan Polres Garut. Satlantas Polres Garut menilang puluhan kendaraan yang dianggap berbahaya.

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, mengatakan lebih dari 20 kendaraan terdiri dari bus, elf, dan angkutan umum ditilang jajaran Satlantas Polres Garut. Kendaraan umum itu cukup membahayakan jika dipaksa beroperasi.

“Selain kelengkapan surat kendaraan, ada juga yang wipernya tidak jalan. Lampunya tidak bisa dipakai,” ucap Budi, Rabu petang (6/2/2019).

Menurutnya, kelayakan kendaraan harus menjadi prioritas setiap sopir dan pemilik kendaraan. Jika dibiarkan akan sangat membahayakan.

“Bawa hewan saja harus hati-hati. Ini bawa orang malah enggak diperhatikan faktor keselamatannya,” ujarnya.

Dari 20 kendaraan yang ditilang, sebanyak 10 kendaraan diamankan ke Mapolres Garut. Semua kendaraan itu bisa dibawa kembali dengan syarat harus melengkapi kekurangannya.

Budi menyebut, pihaknya juga menemukan kendaraan yang menggunakan ban vulkanisir atau ban daur ulang. Padahal ban vulkanisir dianggap bisa mencelakakan.

“Sudah bannya vulkanisir, terus belah juga. Makanya kami tahan daripada beroperasi dan malah membahayakan,” katanya.

Pemeriksaan kendaraan itu, lanjutnya, menjadi agenda rutin. Di samping kejadian kecelakaan di Jalan Bypass Cicalengka pada Rabu pagi.

“Itu kan jalur dari dan ke Garut juga. Jadi kewajiban kami untuk melakukan pemeriksaan. Kami cek sebatas mana kelayakan kendaraan yang akan digunakan oleh penumpang,” ujarnya.

Semua kendaraan yang diamankan, akan dipanggil ke Mapolres Garut. Pihaknya akan melakukan pembinaan agar kejadian serupa tak terulang.

“Sebagai pengusaha kendaraan, kalau tak bisa lengkapi untuk keamanan kendaraan, tak diizinkan beroperasi. Harus sadar keselamatan yang diutamakan,” ucapnya. (Bandungkita.id/ M Nur el Badhi)

Komentar