oleh

1,9 Juta Surat Suara Disimpan Tanpa Menggunakan Alas, Ini Kata Ketua KPU Kota Bandung

BandungKita.id, BANDUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung menerima kiriman sebanyak 1,9 juta lembar surat suara untuk pemilihan dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kota Bandung.

Pantauan dilokasi, surat suara tersebut ditampung di area Gedung Serbaguna Sekolah Tinggi Teknik (STT) Mandala, dengan diangkut menggunakan 12 mobil box.

Pantauan dilokasi, surat suara yang dikemas dalam kardus itu ditumpuk di sebuah ruangan tanpa menggunakan alas.

Mengetahui hal itu, Ketua KPU Kota Bandung, Suharti memastikan akan segera memasang palet guna menghindari kerusakan surat suara akibat lantai lembab.

“Setelah penurunan ini, kita akan pasang palet sebelum proses pelipatan nanti. Akan kita posisikan sebagaimana standar SOP, ada palet dan sebagainya, sehingga tidak akan nyentuh langsung ke lantai,” ungkapnya di lokasi, Senin (4/3/2019).

Baca juga: Logistik Pemilu Kabupaten Garut Masih Kurang, KPU Optimis Bulan Maret Terpenuhi

Pihaknya menjelaskan, kertas suara yang diterbitkan PT Gramedia tersebut diangkut dengan 12 truk dan pengirimannya dilakukan secara berangsur-angsur.

“Pengiriman ini kita simultan, karena kalau kita nunggu sampai selesai semua, khawatirnya tidak selesai juga proses sortir dan lipatnya, yang akan kita lakukan hari Senin minggu depan,” lanjutnya.

Baca juga: Haris Azhar: Golput Tidak Melanggar Aturan, KPU Jangan Membatasi

Karena pengiriman dilakukan secara berangsur, untuk saat ini, surat suara yang diterima KPU Kota Bandung, baru hanya untuk DPRD saja.

“Kita minta kepercetakan, kalau ada yang udah selesai langsung kirim aja. Yang ini (surat suara) untuk pemilihan DPRD saja, untuk dapil 1 sampai dengan dapil 6,” ungkapya.

Disinggung soal ancaman surat suara rusak karena sedang musim hujan, Suharti juga memastikan hal itu bisa ditangani karena setiap surat suara disimpan dalam kardus dan didesain secara khusus.

“Untuk suara, karena di dalam per kardus itu, setiap 50 surat suara disampul pelastik lagi, kita pastikan logistik aman dan akan tetap melakukan tahapan penyortiran. Mana yang cacat mana yang tidak,” tegasnya.***(Tito Rohmatulloh)

Editor: Restu Sauqi

Komentar