oleh

Kades Cimareme Garut yang Ajak Pilih Jokowi Jadi Tersangka

BandungKita.id, GARUT – Kepala Desa Cimareme Garut, Jajang Haerudin, ditetapkan jadi tersangka. Penetapan tersebut lantaran Jajang di ketahui secara terang-terangan mendukung Jokowi lewat sebuah video viralnya.

“Sudah (jadi tersangka),” ujar Kasatreskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng, saat dihubungi, Rabu (27/3/2019).

Menurut Maradona, hari ini Jajang sudah mulai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. “Hari ini sedang pemeriksaan tsk (tersangka),” katanya.

Meskipun sudah berstatus tersangka, Jajang tidak ditahan. Ancaman hukuman di bawah satu tahun menjadi alasannya.

“Ancaman pidananya 1 tahun. Jadi tidak bisa dilakukan penahanan,” pungkas Maradona.

Baca juga: DPRD Garut Sebut Data Disdukcapil Tak Sinkron

Diberitakan sebelumnya, Jajang Haerudin yang merupakan Kades Cimareme, Kecamatan Banyuresmi, Garut, mencuat ke publik lewat videonya yang viral. Dalam video itu, Jajang mengajak masyarakat untuk mendukung capres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Saya Jajang Haerudin Kepala Desa Cimareme mengimbau sekaligus mengajak untuk memilih Presiden Republik Indonesia nomor urut 1 bapak Insinyur Joko Widodo untuk melanjutkan program berikutnya,” ujar Jajang dalam video berdurasi 37 menit tersebut.

Kemunculan video tersebut membuat Bawaslu Garut turun tangan. Bawaslu kemudian memanggil Jajang. Selain Jajang, Sekdes Cimareme, Dedi juga turut dipanggil lantaran diduga sebagai perekam video.

Setelah melalui berbagai rangkaian pemeriksaan, kasus Jajang kemudian dilimpah ke tim Sentra Gakkumdu, sebelum akhirnya ditangani oleh Polres Garut dan kini ditetapkan tersangka. (M Nur el Badhi/Bandungkita.id)

Editor: Dian Aisyah

Komentar