oleh

5 Obat Demam Alami yang Bisa Anda Temukan di Rumah

BandungKita.id, HEALTH – Cuaca yang tidak menentu dalam beberapa hari terakhir bisa menyebabkan ketahanan tubuh kita menurun. Terlebih, cuaca pada pagi dan siang hari yang panas, bisa langsung berubah menjadi hujan deras. Tak sedikit diantara kita yang mengalami demam akibat perubahan cuaca yang sangat cepat ini.

Demam sebenarnya bukan penyakit, melainkan reaksi sistem imun terhadap infeksi, penyakit, atau kondisi lain yang mendasarinya. Anda sebenarnya tidak perlu-perlu amat untuk minum obat penurun panas jika demamnya termasuk ringan.

Ilustrasi demam (foto:net)

Demam seringkali muncul bersamaan dengan gejala lain, seperti mual, batuk, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, nyeri sendi, meriang, dan lain-lain. Namun, jangan langsung menganggap demam sebagai musuh dan terburu-buru mengobatinya. Justru, sebagian besar demam memiliki manfaat dan membantu tubuh dalam melawan infeksi.

BACA JUGA :

4 Cara Ampuh Mengecilkan Paha Agar Terlihat Lebih Ramping

 

Kehujanan Bisa Bikin Sakit, Ini 4 Cara Ampuh Mencegahnya

 

Suhu tubuh akan menurun dengan sendirinya dengan cukup beristirahat. Namun jika Anda ingin cepat kembali fit untuk bisa beraktivitas seperti sedia kala, ada banyak obat demam alami di sekitar Anda yang ampuh menjinakkan kobaran panas dalam tubuh.

Berbagai obat demam alami yang bisa Anda coba di rumah, diantaranya :

1. Kompres air hangat

Kompres air dingin telah digunakan sebagai obat demam alami sejak zaman nenek moyang. Padahal, kompres dingin tidak dapat benar-benar menyembuhkan demam. Yang terjadi sebenarnya adalah tubuh menerjemahkan suhu dingin tersebut sebagai ancaman, yang membuat tubuh jadi makin meningkatkan suhunya dan memperparah demam.

Kompres hangat adalah metode yang lebih ampuh untuk menurunkan demam daripada kompres dingin. Pembuluh darah yang melebar akibat suhu hangat dapat memicu produksi keringat dan mempermudah pengeluaran panas dari tubuh, sehingga suhu tubuh akan menurun secara alami dari dalam.

Cukup rendam waslap bersih ke dalam mangkuk yang berisi air hangat suam kuku (jangan air panas!), peras sisa air, dan usahakan tempelkan langsung ke daerah ketiak.

Anda bisa kembali merendamnya di air dingin dan ulangi pengompresan jika diperlukan. Tapi jangan ditempelkan lebih dari 20 menit dan beri jeda selama 10 menit sebelum mulai mengompres lagi.

2. Mandi air hangat

Suhu tubuh tinggi kadang membuat Anda merasa kegerahan dan tidak nyaman. Tapi jangan tergoda untuk mengguyur tubuh Anda dengan air dingin. Mirip seperti kompres dingin, taktik yang satu ini akan dengan seketika menyempitkan pembuluh darah sehingga memperlambat aliran darah yang menuju ke lokasi peradangan.

Di sisi lain, perbedaan suhu ekstrem ini justru membuat suhu tubuh anjlok secara tiba-tiba, yang memicu badan jadi menggigil. Mandi air hangat membantu mengurangi demam secara bertahap dan aman.

3. Perbanyak minum cairan

Menurut dokter William Schaffner dari Vanderbilt School of Medicine, obat demam alami yang paling ampuh adalah konsumsi cairan. Perbanyaklah istirahat dan minum air putih hangat atau minuman olahraga.

Selain air putih, sah-sah saja untuk minum teh tawar hangat apapun jenisnya (bisa dipermanis dengan madu atau tambahkan irisan jahe untuk menghangatkan badan) dan jus buah segar. Minum kuah kaldu sayuran atau sup ayam juga banyak membantu untuk menurunkan demam.

Minum 1 sampai 2 cangkir teh herbal (atau cairan hangat lainnya) setiap beberapa jam sesuai kebutuhan. Uap dari makanan panas dapat mengencerkan lendir yang menyumbat hidung serta juga memicu produksi keringat — keduanya membantu menurunkan suhu tubuh.

4. Kaus kaki basah

Menurut University of Maryland Medical Center, teknik kaus kaki basah ini ampuh membantu menurunkan demam. Sebelum tidur, rendam sepasang kaus kaki katun dalam air, peras sisa airnya, dan tempelkan di telapak kaki layaknya kompres dahi. Kemudian, pakai kaus kaki katun tebal atau kaus kaki wol (yang kering, ya!) untuk melapisi si kaus kaki basah.

Selama Anda tidur, tubuh Anda akan mulai melepas dan mengedarkan cairan getah bening serta aliran darah yang lebih kencang ke ujung-ujung kaki untuk merangsang aktivitas sistem imun tubuh guna memerangi “ancaman” suhu dingin di area tersebut. Anda bisa ulangi taktik ini selama 5-6 hari berturut-turut untuk mengurangi demam, jika diperlukan.

5. Perbanyak makan buah

Buah-buahan seperti keluarga jeruk, jambu biji, kiwi, pepaya, stroberi, nanas, dan mangga kaya akan vitamin C, antioksidan yang mendukung sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi sehingga mempercepat penyembuhan.

Pisang dapat membantu menggantikan asupan kalium dalam tubuh yang hilang saat berkeringat — juga saat muntah dan diare, jika demam Anda diikuti oleh gejala ini. Pilihlah buah segar bukan produk buah kalengan atau jus buah kemasan dengan tambahan gula. Asupan gula yang tinggi dapat menghambat sistem kekebalan tubuh Anda.

Kapan demam harus diperiksakan ke dokter?

Kenyataannya, berbagai obat demam di atas hanya akan membantu Anda merasa sedikit lebih baikan dan tidak benar-benar menyembuhkan demam. Satu-satunya cara yang paling ampuh untuk menurunkan demam adalah dengan mengobati akar penyakit yang menjadi penyebab demam.

Sebaiknya selalu konsultasikan lebih dulu dengan dokter tentang demam Anda untuk mendapatkan pengobatan terbaiknya, dan minumlah obat-obatan penurun demam sesuai petunjuk dokter. Dan apabila, demam terlanjur tinggi (atau sudah tinggi dari awal, di atas 38°C), segera kunjungi dokter.(M Zezen Zainal M/BandungKita.id)

Editor : M Zezen Zainal M

sumber : hellosehat

Komentar