Atasi Banjir Perkotaan, Pemda Garut Anggarkan Dana Rp 25 Miliar

Garut, JabarKita, Terbaru1114 Views

BandungKita.id, GARUT – Sering kalinya banjir yang terjadi di wilayah perkotaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut akan melakukan langkah konkrit di tahun 2020, untuk mengatasi masalah banjir yang terjadi di wilayah perkotaan Garut.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni memperbaiki serta normalisasi saluran air di wilayah perkotaan, karena dinilai sudah tak mampu menampung aliran air ketika turun hujan.

“Saluran air yang akan diperbaiki itu ada di tiga titik. Pertama di Jalan Merdeka, Jalan Guntur Melati, dan Jalan Bratayudha,” ujar Kepala Dinas PUPR Garut, Uu Saepudin, Senin (29/4/2019).

Menurut dia, nantinya saluran air yang ada di tiga titik ini akan diperlebar dan dinormalisasi. Selain itu, saluran air tersebut akan langsung membuang ke sungai, sehingga ketika turun hujan air tidak menggenangi badan jalan.

“Semua drainasenya akan diperlebar agar bisa menampung air saat curah hujan tinggi,” katanya

 

Pemilu Usai, Ulama Garut Ajak Masyarakat Kembali Bersatu Membangun Bangsa

 

Bukan hanya saluran air, kata dia, pihaknya juga akan memperbaiki 18 saluran irigasi yang saat ini sudah kurang maksimal fungsinya. Seperti yang ada di Jalan Suherman, pintu irigasi di lokasi tersebut sudah rusak. Akibatnya saat air besar tak bisa dibuka.

“Harusnya itu kan mengalir ke Sungai Ciojar airnya. Tapi karena pintu air rusak jadi ketika hujan lebat, airnya malah menggenangi jalan,” katanya.

Uu menerangkan, saluran irigasi yang saat ini kurang berfungsi maksimal ini, karena terjadi pendangkalan akibat tertutup lumpur yang dibawa oleh air ketika hujan turun.

“Kami akan normalisasi saluran irigasi ini, supaya berfungsi maksimal,” terangnya.

Dia menambahkan, untuk menjalankan program ini, pihaknya sudah mengusulkan anggaran sebesar Rp 25 miliar kepada pemerintah yang saat ini sudah masuk dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Anggarannya sudah kita usulkan untuk penanganan banjir di perkotaan ini,” terangnya.

Uu menambahkan, dalam penanganan banjir serta perbaikan infrastruktur jalan ini memang tahun ini belum maksimal. Hal itu karena anggaran yang digelontorkan Pemkab Garut tahun ini hanya Rp 11 miliar, sehingga kurang maksimal.

“Kami berharap, masalah banjir di perkotaan saat hujan turun ini bisa diatasi,” terangnya. (M Nur el Badhi/Bandungkita.id)

Editor: Dian Aisyah

Comment