oleh

Ini Sebab Harga Bawang Putih di Berbagai Daerah Meroket

BandungKita.id, PARONGPONG – Kenaikan harga bawang putih hampir merata terjadi di seluruh Indonesia, apalagi pada awal bulan ramadan. Menurut Kementerian Perdagangan keinakan harga bawang tersebut disebabkan minimnya stok di gudang penyimpanan.

“Memang stoknya yang kurang. Bawang putih di kita kan 90 persen impor,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan, Karyanto Suprih, saat ditemui di kantor Pusat Pengembangan Sumber Daya Kemetrologian (PPSDK) Kemendag, Cihanjuang, kecamatan Parobgpong, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (16/5/2019).

Dia mengatakan, alasan pihaknya melakukan impor karena produksi bawang putih di Indonesia dinilai masih sangat minim. “Petani kita dalam negeri belum bisa menghasilkan bawang putih,” kata Karyanto.

Baca juga:

Kemendag Gelar Pasar Murah di Parongpong

 

Meskipun begitu, pihaknya akan ketat memantau pedagang nakal yang masih menjual dengan harga tinggi. Sebab harga bawang putih menginjak pertengahan ramadan sudah menurun.

“Jadi kalau ada pedagang yang nakal atau kurang baik ya kita tindak,” tegasnya.

Untuk menjaga kenaikan lagi, Karyanto akan menggandeng Pemerintah Daerah untuk mengadakan pemantauan ke pasar-pasar.

“Pengalaman tahun lalu, kita menggandeng Pemda, Bupati dan wali kota, gubernur dan Satgas Daaerah hingga Satgas Pusat untuk mengadakan pantauan,” jelasnya.***(Bagus Fallensky/BandungKita.id)

Editor: Restu Sauqi

Komentar