oleh

Dua Anak Terseret Ombak di Pantai Cijeruk Kabupaten Garut

BandungKita.id, GARUT – Dua anak dilaporkan hilang terseret ombak saat berenang di Pantai Cijeruk, Kabupaten Garut, Sabtu (18/05), petugas gabungan berhasil menemukan satu orang dalam keadaan meninggal dunia, dan satu korban lagi masih dalam pencarian.

“Satu orang sudah ditemukan kemarin, atas nama Jeri usianya 10 tahun kondisinya meninggal dunia, dan satu lagi atas nama Isan belum ditemukan,” kata Kepala Satuan Polisi Air dan Udara Polres Garut, AKP Tri Andri yang ikut melakukan pencarian korban di Pantai Cijeruk, Minggu (19/5/2019).

Tri menuturkan, peristiwa itu menimpa korban yang merupakan warga sekitar Pantai Cijeruk, Kecamatan Cibalong, Garut. Mereka biasa bermain berenang di objek wisata pantai itu.

Namun saat berenang di pantai, kata dia, tiba-tiba datang ombak besar kemudian menyeret kedua anak tersebut.

“Korban sedang bermain di pantai kemarin siang, memang kondisi ombak jam segitu sedang pasang, korban lalu tenggelam,” katanya.

Baca juga:

BREAKING NEWS: Penemuan Mayat di BBS Batujajar

 

Pesta Miras, Seorang Pria Tenggelam di Sungai Citarum

 

Kata Tri, kejadian orang tenggelam di pantai selatan Garut bukan yang pertama kali, insiden tersebut seringkali menimpa siapa saja, seperti wisatawan bahkan nelayan.

Pihaknya mengimbau, masyarakat maupun wisatawan untuk selalu berhati-hati karena kondisi laut di Garut memang berbahaya untuk aktivitas berenang.

“Kejadian seperti ini memang bukan yang pertama, karena laut di Garut seringkali pasang,” katanya.

Pencarian korban dilakukan secara gabungan dari kepolisian, TNI, sukarelawan dan tim dari Basarnas Bandung dengan peralatan pencarian lengkap untuk menyusuri pantai dan memantau langsung ke tengah lautan.

Sementara itu, Juru Bicara Kantor Pencarian dan Pertolongan Jawa Barat, Joshua Banjarnahor mengatakan, telah menerjunkan sejumlah personel untuk mencari satu korban atas nama Isan (10) yang masih hilang setelah terseret ombak.

“Fokus pencarian korban atas nama Isan, pencarian dengan penyisiran darat dari lokasi kejadian sejauh 2km ke arah barat,” katanya.***(M Nur el Badhi)

Komentar