BandungKita.id, GARUT – Seorang anggota Satpol PP Kabupaten Garut mengalami luka usai dikeroyok sejumlah pedagang saat melakukan penertiban. Kejadian tersebut di jalan Cikuray, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut pada Rabu (22/5) siang kemarin.
Kejadian tersebut bermula saat petugas Satpol PP melakukan tugas penertiban pedagang dengan cara membuka tenda-tenda yang terpasang. Hal tersebut dilakukan karena pemasangan tenda dilakukan di zona merah, dimana tidak boleh ada aktivitas perdagangan.
Saat dilakukan pembongkaran, para pedagang enggan lapaknya dibongkar sehingga kemudian melakukan aksi pengeroyokan kepada anggota Satpol PP yang sedang bertugas itu. Aksi penganiayaan dilakukan oleh sejumlah pedagang menggunakan tangan kosong dan alat berupa paving block, juga batu bata.
Akibat peristiwa tersebut, serorang anggota Satpol PP mengalami luka di bagian kepala, muka, dan badannya. Ia pun langsung dibawa ke RSUD dr Slamet Garut untuk mendapatkan pengobatan dan dilakukan visum.
BACA JUGA:
Bangga Main di Jhon Wick 3, Cecep Bisa Perkenalkan Silat ke Dunia Internasional
Libur Selama Ramadan, Satwa di Taman Cikembulan Garut Dijamin Lebih Ceria dan Gembira Saat Libur Lebaran
Adapun anggota Satpol PP yang menjadi korban pengeroyokan sendiri diketahui bernama Nana Suryana (49), Warga Desa Cintadamai, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut. Dalam proses penertiban sendiri, saat itu hadir Kasatpol PP Kabupaten Garut, Hendra didampingi Kabid Gakda Frederico Fernandes dan Kabid Trantib, Erin Heriana.
Menurut Kabid Trantib, Erin Heriana, membenarkan kejadian yang dialami oleh anggotanya saat melakukan penertiban pedagang. Ia menyebut bahwa pedagang yang ditertibkan bukanlah PKL, namun penjual dadakan.
“Jalan Cikuray kan memang seharusnya tidak boleh digunakan untuk berjualan disana. Saya tahu kejadian itu, tapi barangkali pa Kasatpol PP yang bisa memberikan keterangan lebih lengkapnya termasuk langkah lainnya,” katanya saat dihubungi, Kamis (23/5/2019).
Meski demikian, Erin juga menyebut bahwa saat dibawa ke RSUD dr Slamet Garut, anggota Satpol PP yang dikeroyok sudah divisum dan hasilnya sudah keluar. (M Nur el Badhi)





Comment