oleh

Tinjau Pasar Sederhana, Yana Temukan Instalasi Listrik Amburadul

BandungKita.id, BANDUNG – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan sejumlah pasar di Kota Bandung belum memiliki instalasi listrik yang memadai. Kondisi tersebut ia temukan saat meninjau Pasar Sederhana, di Jalan Jurang, Kota Bandung Rabu (12/6/2019).

Menurutnya, instalasi listrik yang tidak benar diduga kuat menjadi salah satu penyebab maraknya kebakaran pasar di Kota Bandung.

“Hari ini saya mengajak Dinas Pemadam Kebakaran, PD Pasar, untuk introspeksi atas dua kejadian kebakaran pasar yang berdekatan, rata-rata penyebabnya dari hubungan arus pendek,” kata Yana.

“Memang ada beberapa kabel listrik yang kurang memenuhi standar, tapi yang lebih tahu mungkin PLN,” sambung Yana.

Mengatasi hal tersebut, Yana meminta Dinas Kebakaran bekerjasama dengan PD Pasar melengkapi standar minimal pemadam kebakaran, dan memenuhi instalasi listrik minimal yang sesuai standar, di seluruh pasar tradisional di kota Bandung.

“Kita minta hari ini PD Pasar bekerjasama, nanti juga minta Pak Kadis untuk menyurati PLN untuk melakukan pembenahan (instalasi listrik),” katanya.

Baca juga:

Komisi B Bakal Investigasi Penyebab Kebakaran di Pasar Kosambi

 

Hal Senada juga diungkapkan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar-PB) kota Bandung, Dadang Iriana. Menurutnya, Pasar Sederhana juga pernah mengalami kebakaran, pada Oktiber tahun lalau.

“Pasar di Kota Bandung ini memang rawan, makanya kita coba melatih pedagang agar mampu memasang listrik sesuai standar, terlebih belum adanya hydrant, APAR dan SDM belum terlatih,” kata Dadang di lokasi.

Dadang berharap dengan pelatihan yang akan dilaksanakan ke depan, bisa menambah pengetahuan para pedagang bagaimana melakukan evakuasi jika terjadi kebakaran, dan memasang instalasi sesuai dengan standar.

Baca juga:

Setelah Berjuang Selama 2 Hari, Petugas Pemadam Kebakaran Akhirnya Berhasil Jinakan Api di Pasar Kosambi

 

Sementara itu humas PD Pasar bermartabat, Iqbal Nurhakim mengatakan pemasangan instalasi listrik dan alat pencegahan kebakaran sudah dilakukan sebagaimana aturan, namun dalam pelaksanaan sering kali menemui hambatan.

“Saat ini kita sudah maksimal melaksanakan instalasi listrik dan alat penanganan kebakaran, namun sering ada (APAR) yang hilang,” katanya.

Namun, untuk instalasi pemadam kebakaran lain seperti hydrant dan pemancar air otomatis (sprinkle water), belum merata tersedia di 37 pasar yang dikelola PD Pasar Bermartabat.

“Untuk yang itu, kita memang belum memiliki semua, karena khawatir pasar beda-beda nuansa pasar tradisional dan bangunan-bangunan itu belum seperti gedung-gedung modern,” katanya.***(Tito Rohmatulloh/BandungKita)

Editor: Restu Sauqi

Komentar