oleh

Setelah Berjuang Selama 2 Hari, Petugas Pemadam Kebakaran Akhirnya Berhasil Jinakan Api di Pasar Kosambi

BandungKita.id, BANDUNG – Kepala Seksi Operasi Pemadaman dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung, Asep Rahmat resmi menyatakan proses pemadaman kebakaran di Pasar Kosambi telah selesai.

Setelah bergelut bersama api selama 2 hari, petugas pemadam kebakaran memastikan api telah pada pada pukul 17.00 WIB.

“Untuk penanganan di Pasar Kosambi ini kita sudah bisa memastikan, dalam kacamata kita selaku petugas Damkar jam 17.00 WIB kita sudah bisa pastikan tidak ada lagi titik api semuanya sudah dipadamkan,” kata Asep, dilokasi, Senin (20/5/2019).

Baca juga:

218 Kios di Pasar Kosambi Hangus, PD Pasar Akan Periksa Kelaikan Bangunan Pasca Kebakaran

 

Asep mengatakan meski kemungkinan masih ada salah satu titik gedung yang masih mengeluarkan hawa panas, namun hal itu hanya suhu bekas kebakaran yang masih belum turun.

“Kita pastikan tidak ada lagi perambatan, nanti kita akan cek dengan PD Pasar dan kepolisian bahwa kita sudah lakukan pemadaman selama hampir 2 kali 24 jam,” lanjut Asep.

 

Seorang petugas pemadam kebakaran mengalami luka di bagian kaki

 

Selanjutnya, kata Asep terkait pendataan kerugian serta penyebab kebakaran, akan diserahkan kepada pihak kepolisian dan PD Pasar Bermartabat.

“Intinya kita pastikan, tidak ada lagi kobaran api atau juga percikan yang menimbulkan api,” tegas Asep.

Dengan mengerahkan lebih dari 100 petugas pada hari ini, pihaknya berhasil memadamkan 3 titik api di sektor selatan. Api tersebut masih menyala sejak pukul 07.00 WIB pagi tadi.

“Yang paling sulit itu ada titik api yang tertutup rolling door, tapi berhasil dibuka, dan api berhasil dipadamkan” tambahnya.

Baca juga:

Si Jago Merah di Pasar Kosambi Tak Kunjung Pergi, Petugas Pemadam Terhalang Asap

 

Terkait kerugian pihaknya belum bisa memastikan. Namun berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpunya dari pedagang di titik kebakaran atau lantai semi basement, mereka sudah persiapan untuk stok penjualan jelang lebaran.

“Korban jiwa negatif, hanya ada Danru kita pak Agung kelelahan dan sekarang kondisinya sudah kembali pulih setelah sempat di rawat di Rumah sakit Ujungberung,” kata Asep.

Meski pemadaman usai, Asep mengimbau agar para pedagang tidak terburu-buru mengambil barang untuk diselamatkan, lantaran kondisi di dalam masih gelap. Dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diharapkan.

“Kita siagakan satu unit pancar untuk memantau kondisi pasca pemadaman, ya kami imbau terkait rencana pendirian lokasi dagang sementara, agar tetap memperhatikan sisi kemanan dan keselamatan terutama instalasi listrik,” ujar Asep.***(Tito Rohmatullah)

Editor: Restu Sauqi

Komentar