by

Waduh! Laga Kandang Persib Mulai Sepi Penonton, Bobotoh Lakukan Boikot?

BandungKita.id, PERSIB – Ada pemandangan berbeda dalam beberapa kali laga kandang Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Kursi stadion yang biasanya selalu terisi penuh penonton, kini pemandangan tersebut berubah. Dalam beberapa laga home Maung Bandung, penonton tak selalu memenuhi stadion.

Banyak masyarakat dan pencinta Persib bertanya-tanya dengan pemandangan tak biasa di laga kandang Persib tersebut. Apakah bobotoh dan viking melakukan boikot nonton ke stadion akibat penampilan Persib yang ‘sempoyongan’ sebelum laga melawan Kalteng Putra?

Seperti diketahui, Persib sempat puasa kemenangan dalam enam laga terakhirnya. Bahkan skuat Pangeran Biru sempat menelan kekalahan di kandang sendiri. Persib juga sempat diluluhlantakan Persebaya Surabaya dengan skor mencolok 4-0.

Laga kandang Persib Bandung mulai sepi penonton. Seperti yang terlihat saat Persib vs Kalteng Putra di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (16/7/2019). (FAY/BandungKita.id)

 

Rentetan hasil negatif yang diraih Persib tersebut membuat sebagian bobotoh enggan datang ke stadion. Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes sekaligus ‘pelajaran’ bagi Persib agar memperbaiki performa mereka di Liga 1 2019.

“Ya sekarang mah agak males datang ke stadion, Persibna elehan wae. Nonton di tivi aja lah,” kata salah seorang bobootoh asal Soreang, Farid (38) kepada BandungKita.id.

Padahal setiap Persib bermain di Bandung, Farid biasanya tak pernah absen menyaksikan laga Persib secara langsung di stadion.

BACA JUGA :

Viking Batujajar Sentil Manajemen Lewat Nobar Persib Kontra Kalteng Putra

 

Bobotoh Kembali Persoalkan Sistem Pemesanan Tiket Online

 

Hal senada juga diungkapkan oleh Rama Andika, bobotoh asal Cangkuang, Kabupaten Bandung. Rama dan rekan-rekannya sudah melawatkan dua pertandingan kandang dengan tidak datang ke stadion untuk memberikan dukungan langsung kepada Supardi Nasir dkk.

“Sekarang mah nonton di tivi we biar manajemen dan skuat Persib mikir. Bobotoh pengen Persib menang. Selain itu, soal tiket online juga banyak diprotes bobotoh. Jadi we banyak nu hoream datang ke stadion,” ujar Rama.

Namun benarkah aksi boikot sebagian bobotoh yang kecewa dengan performa Persib juga diikuti oleh organisasi bobotoh seperti viking sekaligus bentuk protes mereka terhadap manajemen Persib?

Informasi yang dihimpun BandungKita.id, sejumlah kelompok bobotoh memang sengaja melakukan aksi boikot dengan tidak datang ke stadion karena mereka memprotes mekanisme pemesanan tiket online yang dinilai membingungkan bobotoh.

Laga kandang Persib Bandung mulai sepi penonton. Seperti yang terlihat saat Persib vs Kalteng Putra di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (16/7/2019). (FAY/BandungKita.id)

 

Seperti halnya yang dilakukan oleh Viking Batujajar. Kelompok bobotoh asal Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB) itu malah menggelar acara nonton bareng (nobar) saat pertandingan Persib vs Kalteng Putra. Padahal, ketika itu Maung Bandung main di kandang bertindak sebagai tuan rumah.

Mereka memilih tak datang ke stadion untuk memberikan dukungan kepada skuat Persib sebagai bentuk ‘sentilan’ bagi manajemen. Para bobotoh memprotes mekanisme pemesanan tiket online yang dinilai sangat membingungkan bobotoh. Akibatnya, bobotoh banyak yang gagal masuk stadion karena tak mendapatkan tiket.

Ketua Viking Batujajar, Erfan mengatakan pihaknya sengaja menggelar acara nobar Persib vs Kalteng Putra sebagai bentuk protes bobotoh terhadap manajemen khususnya terkait mekanisme pemesanan tiket online.

Menurut dia, tidak semua bobotoh mengetahui cara membeli tiket secara online. Hal itu yang kerap menjadi penyebab pendukung Persib urung pergi ke stadion.

“Tidak semua orang bisa mengakses tiket secara online. Ada yang punya HP, ada yang enggak. Yang punya HP juga kan gak semua tahu cara beli tiket online. Maka, nobar ini jadi sarana berkumpul pecinta Persib yang suka nonton di rumah,” tutur Erfan. (M Zezen Zainal M)

Comment