by

Mahasiswa Unikom Berprestasi di Ajang World Skills Kazan 2019 Rusia

BandungKita.id, BANDUNG – Mahasiswa Jurusan Sistem Informasi, Univasitas Komputer Indonesia (Unikom) Rizky Muhammad meraih medali Medali Silver atau jura dua di ajang World Skills Kazan 2019 di Rusia yang digelar 22-27 Agustus 2019 lalu.

Selain mewakili Unikom. Rizky adalah satu-satunya perwakilan asal Indonesia yang berlomba untuk bidang IT Network System pada kimpetisi yang diikuti 63 negara yang mempertandingkan 56 mata lomba.

Dari jumlah mata lomba yang ada. tahun ini Indonesia mengirimkan 33 delegasinya untuk berkompetisi pada 29 bidang lomba. Dengan raihan akhir mendapatkan 2 Medali Perak, 1 Medali Perunggu dan 12 Medallion of Excellent.

Rizky terpaut 6 poin dari juara pertama asal Korea yang meraih 738 poin, sedangkan Rizky meraih 732 poin.

Baca juga:

Hajat Tahunan Pegiat Animasi “Anifestkom 2019” Digelar di Unikom

 

Saat perlombaan Rizky ditugaskan mengerjakan project selama 4 hari untuk membangun infrastruktur jaringan dan sistem layanan server dengan studi kasus pada perusahaan enterprise sesuai dengan perintah soal.

Dalam 4 hari terbagi kedalam 4 bagian soal, mulai dari environment Windows Server, Linux dan Cisco yang semuanya fokus pada sistem integrasi dan teknologi terbaru yang sedang berkembang.

“Yang berat itu alat yang di gunakan, itu alat alatnya yang baru-baru, mahal, untungnya di Unikom ada alat yang sama, walau sedikit kaget tapi alhamdulillah bisa berhasil,” kata Rizky

Sementara itu, Dosen Pembimbing bidang IT Network System, Angga Friyanto mengatakan, langkah Rizky melanggeng ke Rusia tidaklah mudah, lantaran ia harus melalui sederet tahapan tingkat regional.

“Untuk dapat mengikuti world skill internasional ada rangkaian kompetisi yang harus dilalui, mulai dari tingkat regional, provinsi, nasional, dilanjutkan pada ASEAN Skill dan World Skill Asia, hingga akhirnya Rizky bisa mengikuti World Skill Intemasional,” kata Angga saat jumpa pers di Unikom, Rabu (4/9/2019).

Sebagai peraih medali perak, Rizky mendapatkan penghargaan dari Kemendikbud pembinaan senilai Rp 25 juta rupiah dan penghargaan senilai Rp 250 juta dari Presiden Republik Indonesia dan Bebas biaya studi s3 di negara mana pun sebagai penghargaan dari Unikom. Sementara sebagai pembimbing, Angga mendapatkan Rp 12,5 juta. ***(TitoRohmatulloh/BandungKita)

Comment