by

Diduga Terjangkit Virus Corona, Pangeran Arab Saudi Meninggal di Luar Negeri

BandungKita.id, INTERNASIONAL – Kerajaan Arab Saudi mengumumkan Pangeran Khalid Bin Saud Bin Abdul Aziz meninggal dunia, Selasa (7/7). Kantor berita Saudi Press Agency (SPA) melaporkan bahwa sang pangeran meninggal di luar negeri.

“Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan ampunan kepadanya dan menempatkannya di surga, kita milik Allah dan kepada-Nya kita akan kembali,” kata pernyataan itu seperti dilansir BandungKita.id dari Gulfnews, Kamis (9/7).

Tidak dijelaskan penyebab pasti kematian almarhum. Ini merupakan kali ketiga Saudi mengumumkan kematian pangeran dalam dua bulan terakhir.

Akhir Juni lalu pihak kerajaan menyampaikan berita duka meninggalnya Pangeran Bandar bin Saad bin Mohammad bin Abdulaziz bin Saud bin Faisal Al Saud. Pangeran Bandar dimakamkan di Riyadh pada Senin (29/6) waktu setempat.

Saudi24 menuliskan bahwa sang pangeran tutup usia setelah bergelut dengan penyakit. Namun tidak diketahui penyakit apa yang diderita.

BACA JUGA :

Maria Lumowa Bobol BNI 1,7 Triliun dan Buron 17 Tahun, Nama Wiranto Terseret ?

Putra Mahkota Lolos dari Tuduhan Pembunuhan Jamal Khashoggi, Ini Kata Raja Arab Saudi

Buruh Migran Asal Majalengka Dihukum Mati di Arab Saudi, Para Mahasiswa Ini Gelar Aksi Sejuta Lilin

Sementara awal bulan ini salah satu pangeran kerajaan Saud bin Abdullah Bin Faisal bin Abdulaziz Al Saud juga dilaporkan meninggal dunia.

Saudi Royal Court mengonfirmasi kematian Pangeran Saud, seperti diberitakan SPA, tapi tidak disebutkan penyebab meninggal.

Tetapi satu hari setelah kematian Saud, sebuah sumber medis mengungkapkan bahwa beberapa anggota keluarga kerajaan menjalani perawatan di rumah sakit dan di vila pribadi setelah kondisi kesehatan memburuk akibat virus corona.

Saudi Leaks melaporkan bahwa dokter Saudi Nezar Bahabri membenarkan saat itu lebih dari 1.200 pasien infeksi virus corona kritis sedang dirawat di kerajaan dengan ventilator.

“Situasi di Jeddah dan Riyadh sangat memprihatinkan. Kami tidak mengharapkan kasus kritis mencapai angka ini,” kata Bahabri dalam cuplikan video dilansir dari Middle East Monitor.

Hingga kini virus corona telah menginfeksi 220.144 orang di Arab Saudi dan 2.059 kematian. (*)

Editor : Azmy Yanuar Muttaqien

Comment