Mayat Wanita Ditemukan Mengapung di Sungai Cidurian, Polisi Berhasil Tangkap Pelakunya

BandungKita.id, Bandung – Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan wanita diduga pekerja seks komersial (PSK) yang mayatnya ditemukan oleh warga di sungai di Kota Bandung beberapa waktu lalu. Identitas mayat perempuan tersebut yakni Sumsum Sumiati yang tewas dibunuh oleh seorang pemuda berinisial I (22).

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Aswin Sipayung mengatakan, pelaku sempat menghubungi korban melalu aplikasi kencan Michat untuk datang ke rumahnya. Korban kemudian datang ke rumah pelaku pada Hari Kamis 12 Agustus 2021 dini hari, dan terjadi kesepakatan antar pelaku dan korban.

“Karena tidak sesuai dengan rencana tersangka, tidak bisa berhubungan intim maka korban meminta uang ganti Rp100 ribu, terjadi cekcok tersangka dengan korban kemudian terjadi penusukan berkali-kali terhadap korban di TKP,” katanya dilansir dari akun Instagram @polrestabesbandung, Jumat 27 Agustus 2021.

Pelaku yang naik pitam kemudian menusuk korban dengan menggunakan pisau sebanyak 64 kali dengan membabi buta. Sebanyak 45 kali tusukan dibagian depan dan sisanya dibagian lainnya.

Setelah menghabisi nyawa korban, ia menjelaskan bahwa pelaku kemudian membungkus mayat korban dengan selimut dan tali. Pada sore harinya, pelaku lalu membuang mayat korban ke Sungai Cidurian yang tidak jauh dari rumahnya.

“Ketika dimasukan ke gerobak diselimuti dengan sprei disimpan dulu beberapa jam, lalu dibawa ke gerobak dibuang ke sungai,” ucap Aswin.

BACA JUGA:

Sulap Kebun Kopi Jadi Wisata, Warga Desa Cipada Inisiatif Bikin Bukit Senyum

Situ Lembang Dano, si Mungil dengan Sejuta Potensi

Catat! Berikut Aturan, Jadwal dan Lokasi Penerapan Ganjil Genap di Kota Cimahi

Aswin mengatakan pelaku sempat kabur ke wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat untuk menghindar dari kejaran aparat kepolisian, namun Satreskrim Polrestabes Bandung berhasil menangkapnya. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP dan terancam hukuman penjara selama 15 tahun.

Sementara itu, Pelaku I mengaku kesal dengan perlakuan korban. Dirinya mengaku gagal berhubungan badan namun tetap dimintai uang oleh korban.

“Saya nafsu, tapi syahwatnya lemah. Nggak jadi saya, jadi nggak bayar. Tapi dia gigit saya karena kesal,” pungkasnya. (Faqih Rohman Syafei/BandungKita.id) ***

Editor: Faqih Rohman Syafei

Comment