by

Harga Minyak Tak Kunjung Turun, Pemkab Bandung Barat Gelar Pasar Murah di Dua Kecamatan

BandungKitaid, NGAMPRAH – Kenaikan bahan pokok di beberapa daerah seperti minyak goreng dikeluhkan ibu-ibu komplek permata Cimahi (Tanimulya). Ida, ibu (38) rumah tangga yang berprofesi sebagi penjual nasi rames mengeluhkan kenaikan munyak goreng, ida pum terpaksa menaikan harga dagangannya karena bahan baku (minyak goreng) tersebut menjadi bahan dasar yang banyak digunakan ibu dari empat orang anak ini.

” Sudah hampir satu bulan lebih harga minyak goreng naik, saya juga sebelumnya engga naikin harga, tapi semknggu kemarin saya pun terpaksa menaikan harga makanan dikisaran lima ratus sapai seribu rupiah, itu saya naikin terpaksa kang, soalnya enggak turun-turun (minyak goreng) harganya”ungkapnya.

Tonton Juga:

Ditemui terpisah, Indah ibu rumah tangga yang berprofesi sebagai Guru di salah satu sekolah swasta di Bandung Barat menuturkan harga kenaikan minyak goreng telah berdampak pada makanan sarapan yang biasa keluarganya beli.

“Wah, ada kenaikan kang pasti, sudah seminggu ini harga bubur misalnya naik seribu, karena saya rutin untuk sarapan pasti beli bubur, tapi masih wajar lah nggak yang sampei mahal-mahal kang”. ujar indah sambil memilih sayuran didaerah Permata.

Sementara itu, Pemkab Bandung Barat menggelar operasi pasar murah untuk komoditas minyak goreng kemasan.

Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan menjelaskan, setidaknya 7200 liter minyak goreng didistribusikan di dua kecamatan yakni Ngamprah dan Parongpong.

Tonton Juga:

“Untuk kecamatan Ngamprah sebanyak 3200 liter dan Parongpong 4000 liter,” katanya, Selasa (18/1/2021).

Ia menambahkan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai respon atas kenaikan minyak goreng saat ini yang mencapai Rp19.000-20.000 perliter.

“Di operasi pasar murah ini harganya Rp14.000 perliter dan setiap maksimal mendapatkan dua liter,” katanya.

Hengky berharap, dengan adanya operasi pasar murah tersebut beban masyarakat lantaran minyak goreng dapat berkurang.

“Ini sebagai bentuk perhatian kita kepada masyarakat khususnya kaum emak-emak yang terbebani karena harga minyak goreng yang naik,” pungkasnya.(THAR*)

Editor: DHOMZ

Comment