by

Eceng Gondok Lagi-Lagi Pusingkan Peternak Keramba Ikan Saguling

Bandungkitaid, – Petambak ikan di perairan Waduk Saguling lagi-lagi terganggu hingga nyaris lumpuh, keberadaan ribuan tanaman eceng gondok menjadi penyebab terganggunya para peternak ikan sejak beberapa bulan terakhir.

Blok Sadang dan Sareuni, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi zona Tanaman eceng gondok paling banyak di temukan di Perairan Waduk Saguling, Hampir 10 hektare Luas perairan yang tertutup eceng gondok.

Nurdin Hayat (47) menyebut telah beberapa bulan ini kerambanya terganggu. “Sudah beberapa bulan terakhir tanaman eceng gondok begitu rapat, makin lama terus meluas,” sebut petambak ikan asal Desa Mekarjaya ini, Selasa 4 Januari 2021.

Baca Juga:

Cukai Tembakau Naik 12 Persen, APTI KBB: “Ke Petani Ga Ada Dampak”

OBVIT Waduk Saguling Terjamah Konservasi Fosil, Bolehkah?

Tonton Juga:

lalu lintas perahu yang dipakai petambak ikan lumpuh akibat Rapatnya tanaman eceng gondok ini. Seringkali baling-baling perahu rusak Jika dipaksakan . untuk mengatasinya angkutan hasil ikan serta pakan terpaksa dilakukan melalui jalur rakit untuk naik ke darat.

Tentu Kondisi ini sangat merugikan petani karena ongkos angkutan melalui darat relatif lebih mahal. Selain itu kuantitas muatan lebih sedikit dibanding lewat jalur air.

“Kita jual ikan ke bandar, karena sulit dijangkau perahu sedikit yang mau beli ke daerah sini. Saya juga kalau bawa pakan lewat darat pakai motor paling bisa 2 karung, padahal kalau lewat perahu bisa 5 karung,” tambahnya.

Menurut Nurdin, perairan Waduk Saguling blok Sadang itu pun tak hanya jadi aktivitas petambak ikan. Tapi juga lalu lintas warga menuju Kampung Cilimus, Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Cihampelas.

“Warga dari Mekarjaya yang ingin menuju ke Desa Tanjung Jaya harus memutar karena air sudah rapat sekali oleh eceng gondok,” tuturnya.

Ia berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera turun tangan agar perairan tersebut dibersihkan dari eceng gondok seperti daerah-daerah lainnya. Pasalnya, sejak satu tahun terakhir daerah tersebut tak pernah ada pembersihan eceng gondok.

“Kalau wilayah lain seperti daerah BBS kan sering dibersihkan. Di sini tak pernah ada pembersihan. Saya khawatir kalau dibiarkan berdampak pula bagi ikan,” pungkasnya. (Kiws*)

Editor: Dhomz

Comment