Dukungan Vitamin dan Peralatan Kurang, Cabor Drumband KBB Belum Maksimal di Ajang Porprov XIV Jabar 2022

Bandungkita.id, OLAHRAGA – Dukungan sarana dan prasarana yang minim bagi atlet cabang olahraga drumband Kabupaten Bandung Barat menjadi salah satu penyebab tak mampu meraih medali emas di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat 2022. Pasalnya para atlet drumband KBB kurang sokongan vitamin selama masa persiapan hingga digelarnya pertandingan.

Menurut pelatih drumband KBB, Nandar, anak asuhnya berhasil meraih 4 medali yaitu 2 perak dan 2 perunggu dari seluruh nomor pertandingan yang diikuti. Raihan tersebut pun dipastikan tidak mencapai target yakni dua medali emas.

“Kita itu punya perak dua perunggu dua. Kalau sebelumnya itu kita targetnya di dua emas, memang melenceng dari target,” kata Nandar saat dihubungi Bandungkita.id, Sabtu (19/11/2022).

Nandar menuturkan, melesetnya prestasi yang diraih para atlet tetsebut tak lepas dari minimnya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Pasalnya selama masa persiapan hingga pertanding berlangsung para atlet kekurangan asupan vitamin, terlebih cuaca di Bandung Raya selama Porprov berlangsung kerap diguyur hujan.

“Dari persiapan anak-anak itu kurang vitamin selama latihan. Dari dua bulan kemarin telat dari pada vitamin dan transport itu kita sangat minim sekali,” sahut Nandar.

Padahal diakui Nandar, mayoritas para atlet tersebut berasal dari kawasan Cipeundeuy, Cipatat dan Cikalong yang jaraknya cukup jauh ke tempat latihan maupun venue pertandingan. Sehingga, tak sedikit para atlet yang mengalami gangguan keehatan terutama demam

Selain itu, alat musik pun hingga kini belum memadai digunakan oleh para atlet. Alat musik yang digunakan atlet KBB masih terbilang kalau jauh kualitasnya dibandingkan daerah lain seperti Kota Bandung dan Kabupaten Bekasi.

“Dari segi peralatan yang kita punya ini enggak terlalu standar, enggak punya merek kaya Yamaha yang bisa membuat kualitas musik bisa lebih naik kalau kita pakai alat yang bagus. Untuk penilaian dari musik karena alatnya juga mungkin kurang memadai,” bebernya.

Ia mengatakan, untuk kemampuan atau skill anak asuhnya dinilai sudah mempuni karena terus berlatih setiap hari. Akan tetapi, hal itu tidak cukup untuk bisa meraih prestasi jika tak mendapat dukungan peralatan yang memumpuni.

“Kalau dari skill anak-anak sudah terlatih rata-rata semua. Cuma bedanya itu, atlet daerah lain pakai Yamaha kita pakai yang biasa,” sahutnya.

Ia pun berharap Pemkab Bandung Barat lebih memperhatikan kesejahteraan dan dukungan bagi para atlet. Hal itu dikarenakan, sambung Nandar, akan berbanding lurus dengan perstasi yang akan diraih untuk mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat.

‘Perhatian dari pemkab untuk atlet-atlet kita terutama yang sudah kita bina. Support ke pelatih juga harus lebih ditingkatkan lagi dari segi peralatan juga, semuanya fasilitas juga mendukung supaya kita bisa lebih baik lagi untuk kedepannya,” asa Nandar.

Comment