by

Buntut Panjang Batalnya Laga Persib vs Persiwa, Retakan dan Tanah Amblas Jadi Alasan

BandungKita.id, BANDUNG – Batalnya laga Persib Bandung kontra Persiwa Wamena yang akan digelar di GBLA karena alasan tidak layak, akhirnya berbuntut panjang. Gelanggang sepak bola yang di gadang-gadang jadi stadion terbaik sedunia tersebut, nampaknya kini hanya isapan jempol belaka.

Pasalnya, stadion yang di kelola Pemkot Bandung tersebut mengalami sejumlah kerusakan, yakni berupa retakan dan tanah amblas di beberapa titik. Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain menjelaskan, pihaknya membenarkan adanya temuan kerusakan itu.

“Informasi dari Distaru itu berdasarkan data dalam foto, dan kami juga lakukan pengecekan, terakhir itu 31 Januarai lalu,” kata Zul sapaan akrabnya.

Meski begitu, dirinya mengaku telah melayangkan surat rekomendasi agar ada kajian lebih lanjut. “Kami sudah memberikan rekomendasi berupa surat, baik kepada kepolisian atau pun dinas olah raga sebagai pengelola, untuk menurunkan tim kajian, apakah kondisi sekarang itu masih memungkinkan untuk di gunakan atau tidak,” ujarnya.

Pihaknya mengatakan, dalam hal ini Distaru sekadar melihat kondisi dilapangan, sebelum menentukan bagaimana perbaikan seharusnya dilakukan. “Jadi kalau kami (mau memperbaiki), keterkaitanya dengan kemampuan dan peralatan juga, kalau misalkan perbaikan, apakah harus ada tes beton atau bagaimana nah itu harus dilakukan oleh intansi yang memang berkompeten disana,” Ujarnya

Zul mengatakan pihak nya sudah mengetahui adanya kerusakan dibeberapa titik yakni depan kantor sekretariat, dan pintu masuk serta lainya. “Makanya mengkhawatirkan pula kalau kemarin jadi digunakan, kita tau sendiri kan kalau bobotoh sudah masuk stadion, siapa yang bisa menjamin akan teratur,” ucap Zul.

Sejauh ini, pihak Distaru hanya menyampaikan apa yang terjadi. misalnya terkait adanya tanah amblas, pihaknya tidak bisa mengatakan boleh atau tidak stadion GBLA di gunakan. “Kalau saya bilang stadion bisa dipakai, ternyata ada lobang terus banyak orang terperosok, kan bahaya. Jadi saya tidak mau menyampaikan sesuatu yang belum pasti,” tegas Zul.

Pihaknya memastikan, akan berkoordinasi dengan Dispora Kota Bandung dan tim kajian untuk menentukan apa yang akan dilakukan. “Apakah perlu ada tes beton, tes tanah, tes kekuatan kolomnya, itu saya pikir akan memerlukan waktu yang lama.”

Sebelumnya Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Kadispora) Kota Bandung Dodi Ridwansyah juga mengatakan, akan melakukan kajian terkait perbaikan stadion. “Kita libatkan juga PT PBB, karena nantinya mereka juga mau mengelola GBLA agar hasil kajian bisa dijadikan acuan untuk perbaikan kedepan,” kata Dodi beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui kerusakan di stadion yang disebut-sebut lebih bagus dari Stadion Old Trafford dan Manchester United ini, juga pernah mengalami penurunan posisi bangunan di beberapa titik pada 2016 lalu. Tak tanggung-tanggung, penurunannya bahkan mencapai 20-75 centimeter. (TitoRohmatulloh/BandungKita.id)

Editor: Dian Aisyah

Comment