oleh

Dipanggil Bawaslu Soal Video Viral Kampanye Capres 01, Ini Pengakuan Kades Cimareme Garut

BandungKita.id, GARUT – Bawaslu Kabupaten Garut panggil Kepala Desa Cimareme, Kecamatan Banyuresmi, Jajang Haerudin, Jumat siang (1/3/2019). Pemanggilan tersebut terkait video viral yang berisi ajakan Jajang untuk mendukung Capres 01.

Ditemui usai memenuhi panggilan Bawaslu, Jajang mengakui bahwa dirinya tidak tahu kalau video yang tidak sengaja ia buat akan menjadi viral. “Awal mulanya hanya untuk daerah sendiri, bahkan di videonya juga bukan dari hp saya,” ucapnya.

Handphone yang digunakan untuk merekam, kata Jajang milik Sekretaris Desa (Sekdes), Dedi.  Jajang menampik jika dirinya menugaskan Sekdes untuk menyebarkan video berdurasi 37 detik tersebut.

“Saya tidak pernah menyuruh menyebarkan itu (video) kepada sekdes tahu-tahu sudah ramai,” katanya.

Jajang membenarkan kalau di video itu merupakan dirinya. Namun ia menyebutkan tidak bermaksud untuk mendukung salah satu calon pasangan persiden.

“Iya benar itu (yang ada dalam video) saya, dan benar apa yang saya katakan, dan saya tidak bermaksud untuk mendukung salah satu calon,” katanya.

Baca juga: Heboh! Video Kades Cimareme Ajak Warga Pilih Capres 01 Beredar Luas, Bagaimana Tanggapan Bawaslu?

Pembuatan video tersebut tidak ada niatan dari awal, melainkan aksi spontanitas yang direkam oleh Sekdes. Mengingat dirinya non partai.

“Saya juga tidak tahu kalau bakal disebarkan dan bakal viral seperti ini, karena saya bukan orang partai dan tidak bermaksud buat vide0 itu,” tutur Jajang.

Jajang mengaku tidak mengetahui soal peraturan pemilu yang melarang Kades untuk mengkampanyekan salah satu calon presiden maupun calon legislatif.

“Saya justru tahu empat hari sesudah bikin video itu oleh Bawaslu Kecamatan Banyuresmi. Bahkan saya, pikiran saya kepala desa itu bukan PNS dan saya belum tahu (aturannya pemilu),” ucapnya. (M Nur el Badhi)

Editor: Dian Aisyah

Komentar