by

BPBD: 79 Rumah Rusak Akibat Longsor di Cililin

BandungKita.id, CILILIN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat mencatat sebanyak 79 rumah dari dua desa yakni Desa Karya Mukti dan Desa Nanggerang terdampak longsor Cililin. Longsor tersebut menyebabkan 21 rumah rusak berat.

Demikian dilaporkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung Barat, Dicky kepada BandungKita.id, Jumat (5/4/2019).

“Di Desa Nanggerang tidak ada korban jiwa, 7 rumah rusak berat, 26 rumah rusak ringan, 8 titik longsor jalan, 1 jembatan roboh, 1 ruang sekolah rusak berat,” ungkap Dicky.

Di Desa Karya Mukti, lanjut Dicky, sebanyak 14 rumah rusak berat dan 32 rumah rusak ringan. “Dugaan penyebab longsor karena tanah yang labil dan intensitas hujan tinggi di dua wilayah tersebut,” kata Dicky.

Menurutnya, untuk akses jalan yang terdampak diperlukan penanganan lebih lanjut dengan mengantisipasi pemasangan tanggul (bronjong) darurat.

“Khusus untuk jembatan penghubung Desa Nanggerang menuju Desa Karyamukti perlu dilakukan penanganan lebih lanjut dengan memasang jembatan darurat karena menghambat perekonomian. Masyarakat juga harus memutar jalan sepanjang kurang lebih 5 Km,” paparnya.

Dikatakan Dicky, pihaknya bersama warga setempat bergotong royong membersihkan material sisa longsor dan sudah memasang rambu-rambu waspada terhadap bencana di lokasi potensi longsor susulan.

“BPBD sudah koordinasi dengan pihak terkait untuk pembersihan material longsoran menggunakan alat
berat,” pungkasnya.***(Bagus Fallensky/BandungKita)

Editor: Dian Aisyah

Comment