BandungKita.id, BANDUNG – Ketua Relawan Akar Rumput pasangan Capres Jokowi-Maruf Amin, Rida Saleh, menyampaikan peraihan suara untuk 01 di Jawa Barat, berada diangka 52,3 persen.
Sementara pasangan Prabowo-Sandi berada di angka 47,7 persen atau terpaut sekitar 4,6 persen saja. Angka tersebut mengalami pergeseran dari Pilpres 2014.
“Memang berkaca pada pilpres 2014, pasangan Prabowo-Hatta di Jabar lebih unggul yakni sebesar 52,3 persen, adapun Jokowi-JK terpaut 12,1 persen dengan persentase raihan suara 12.1 persen,” jelas Rida.
Hal tersebut disampaikan dalam diskusi dan jumpa pers yang digelar di salah-salah satu kafe di Jalan Trunojoyo, Kota Bandung, Jumat (12/4/2015). Peraihan angka tersebut berdasarkan riset yang dilakukan beberapa cara.
BACA JUGA:
Catatan Kritis Jawa Barat Terkait Persiapan Pemilu 2019
Beri Pesan Dukungan pada Prabowo, Ini 6 Fakta Ustadz Abdul Somad
“Untuk saat ini, 01 unggul, raihan angka itu berdasarkan penghitungan dengan sistem Big Data Analytics, Artificial Intelligence dan verifikasi lapangan yang dilakukan secara door to door oleh Tim Akar Rumput di 1.333 desa di Jawa Barat,” kata Rida.
Rida juga menjelaskan, pergeseran raihan tersebut karena masyakat dinilai merasakan manfaat dari program Jokowi seperti program jaminan sosial di Jawa Barat.
“Ada Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), atau Program Keluarga Harapan (PKH). Di Jawa Barat penerima manfaat PKH sebanyak 1.445.729 orang. Tentu saja program yang diterima oleh masyarakat ini dipandang berhasil meringankan kebutuhan dasar masyarakat Jawa Barat,” lanjut Rida.
Selain itu ada pula pembangun infrastruktur yang telah dilakukan seperti pembangunan BIJB Kertajati, Waduk Jatigede, Tol Seroja, dan Tol Bocimi.
“Tapi neskipun perolehan suara pasangan Jokowi-Amin menang dibandingkan pasangan Prabowo-Sandi, seluruh relawan, panai-partai pendukung dan Tim Kampanye Daerah Provinsi Jawa Barat tidak boleh lengah, justru harus lebih bersemangat dan bekerja keras guna mengawal kemenangan Jokowi di Jawa Barat,” pungkas Rida. (Tito Rohmatulloh/BandungKita.id)
Editor: Dian Aisyah





Comment