oleh

Prabowo Tolak Hasil Penghitungan Suara oleh KPU dan Sebut Pengumuman Dini Hari Janggal

BandungKita.id, NASIONAL – Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan tanggapan atas hasil perhitungan suara Pilpres oleh KPU RI, Selasa (21/5). Didampingi cawapresnya, Sandiaga Uno dan sejumlah elite Badan Pemenangan Nasional, Prabowo menyatakan menolak hasil perhitungan suara oleh KPU RI.

“Izinkanlah saya atas nama pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Republik Indonesia 02 dalam rangka pemilihan umum tahun 2019 ini untuk membacakan statement yang kami susun untuk menanggapi pengumuman KPU dinihari tadi, pagi ya, sekitar jam dua pagi, senyap-senyap begitu,” kata Prabowo saat konferensi pers.

” Di saat orang sudah tidur, atau belum tidur sama sekali,” tambah dia.

BACA JUGA :

Anies Sebut 6 Orang Meninggal dan 200 Orang Luka-luka Pasca Rusuh Tadi Malam

 

Pasca Pilpres, Mahasiswa Serukan Masyarakat Kembali Jalin Silaturahim dan Bersatu

 

“Seperti yang telah disampaikan pada pemaparan kecurangan pemilu 2019 di Hotel Sahid Jaya, pada tanggal 14 Mei 2019 yang lalu, kami pihak paslon 02 tidak akan menerima hasil perhitungan suara yang dilakukan oleh KPU,” ujar Prabowo di kediamannya Jalan Kertanegara, Jakarta Pusat.

Prabowo menjelaskan, pihaknya tidak akan menerima hasil perhitungan KPU selama data yang diperoleh bersumber pada kecurangan.

“Pihak 02 juga telah menyampaikan, memberi kesempatan ke KPU untuk memperbaiki seluruh proses, sehingga benar-benar mencerminkan hasil pemilu yang jujur dan adil,” tambah Prabowo.

Namun, meski sudah memberi kesempatan kepada KPU untuk mengambil data dari sumber yang tepat, hal ini tak kunjung dilakukan. Bahkan hingga saat terakhir. Oleh karena itu, Prabowo memutuskan menolak hasil perhitungan pilpres.

“Oleh karena itu, seperti apa yang telah kami sampaikan di Sahid Jaya, kami paslon 02 menolak semua hasil perhitungan suara pilpres yang diumumkan oleh KPU pada tanggal 21 Mei,” jelas Prabowo.

“Disamping itu paslon 02 menilai pengumuman hasil rekap dilakukan pada waktu yang janggal, di luar kebiasaan,” tambah dia.(M Zezen Zainal M/BandungKita.id)

Editor : M Zezen Zainal M

Komentar