oleh

Geger! Warga Garut Temukan Mayat di Bawah Jembatan Kereta Api

BandungKita.id, GARUT – Warga Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di bawah jembatan rel kereta api. Kondisi mayat dalam kondisi telungkup itu diketahui menggunakan celana panjang warna biru yang menghitam dan kaos warna hitam.

“Pertama kali ditemukan tadi siang oleh warga yang tengah melakukan aktifitas di sekitar jembatan kereta api di Desa Sindangsari dan tidak jauh dari Sungai Cimanuk. Warga langsung melaporkan kepada pihak kepolisian dan kita juga menerima informasi tersebut,” kata Tubagus Agus Sofyan, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Garut, Senin (6/5/2019) malam.

Tubagus menyebut bahwa hingga saat ini mayat tersebut belum bisa dievakuasi dari tempat ditemukannya karena keterbatasan alat. Pihaknya bersama kepolisian sektor Leuwigoong sudah berkomunikasi dengan Basarnas Kantor SAR Bandung untuk membantu mengevakuasi mayat tersebut.

“Lokasinya mayat tersebut memang ada di kedalam sekitar 100 meter sehingga membutuhkan alat yang bisa mengevakuasi dengan aman. Kalau dilakukan secara manual dengan menuruni tebing cukup membahayakan,” jelasnya.

BACA JUGA:

Viral Video Pemalakan di Pantai Santolo, Polres Garut Amankan Lima Tersangka Pemalakan

 

Hiswana Migas: Selama Bulan Puasa, Pasokan Elpiji 3 Kg di Garut Sebanyak 1,6 Juta Tabung

 

Humas Basarnas Kantor SAR Bandung, Jhosua Banjarnahor menyebut bahwa tim evakuasi sudah sampai di lokasi penemuan mayat sekitar pukul 21.21 WIB.  Tim langsung berkoordinasi dengan unsur yang ada di lapangan.

“Lokasinya di koordinat 07 6′ 15.01″ S – 107 57′ 55.74″ E, atau tepatnya di Desa Sindangsari, Kecamatan Leuwigoong. Hasil koordinasi yang kita lakukan bersama, proses evakuasi akan dilakukan besok pagi,” katanya.

Untuk sementara, kata Jhosua, jumlah mayat yang ditemukan di sekitar lokasi berjumlah satu orang. Ia sendiri tidak bisa memastikan mayat tersebut di lokasi penemuan sudah berapa hari, dan apa penyebab kematiannya.

“Mungkin baru diketahui kalau sudah berhasil dievakuasi. Dan untuk hal tersebut bisa ditanyakan nanti kepada pihak kepolisian,” katanya.

Sementara itu menurut Kapolsek Leuwigoong, Ipda Iwan Soleh mengatakan bahwa korban terlihat oleh saksi sedang berjalan diatas rel. Namun saat ada kereta melintas korban langsung lompat dari rel.

“Korban diidentifikasi bernama Budi Muller usianya 55 tahun, dan masih warga Leuwigoong,” katanya saat dihubungi, Selasa (7/5/2019). (M Nur el Badhi/Bandungkita.id)

Editor: Dian Aisyah

Komentar