oleh

Polda Jabar Musnahkan 15.600 Botol Miras

BandungKita.id, BANDUNG – Sebanyak 2 kilogram sabu-sabu, 15.600 botol minuman beralkohol dan 70 jerigen tuak, dimusnahkan jajaran kepolisan daerah (Polda) Jawa Barat, di halaman Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (28/5/2019).

Pemusnahan dilakukan sekira pukul 12.46 WIB diawali dengan pelemparan masing masing satu botol miras oleh pejabat Polda Jabar, BNN Jabar, MUI Jabar serta undangan lainnya.

Hembusan angin yang cukup kencang membuat aroma alkohol berbagai jenis itu menimbulkan bau yang menusuk. Bahkan, saat pemusnahan sabu-sabu yang dilarutkan dalam sebuah cairan, sempat membuat sejumlah orang di lokasi terbatuk-batuk karena tak mengenakan masker.

Baca juga:

Polda Jabar Fokus Amankan Arus Mudik di Tiga Titik

 

Barang haram tersebut disita dari sejumlah tersangka. Untuk barang bukti sabu, Polisi menyita dari tersangka HS, Y alias MBE, HS dan MS, SR dan BS, serta A. Masing-masing tersangka memilki barang bukti dengan jumlah bervariasi dari 30 hingga 1.120 gram sabu.

Adapun ribuan miras disita dari empat TKP berbeda, yakni di Jalan Cikarang Raya Kecamatan Arcmanik, Kelurahan Cisaranten Kulon, Kecamatan Bandungkulon, serta satu TKP di Kabupaten Bandung, yakni di Kecamatan Margaasih.

“Direktorat reserse narkoba Polda Jabar telah melakukan pengungkapan selama lima bulan terakhir dengan metode Operasi Kepolisian Pekat. Bahkan dari awal sebelum Ramadan kita sudah melakukan Operasi Pekat 2019,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo Wisnuandiko.

Baca juga:

Polisi Amankan Pelaku Penyebar Hoax Brimob Impor

 

Barang bukti minuman beralkohol tersebut telah dimusnahkan menggunakan alat berat, sedangkan barang bukti sabu-sabu dimusnahkan dengan cara dilarutkan dengan cairan khusus.

Truno menyebut, temuan itu diharapkan bisa meminimalisir potensi tindak kriminalitas menjelang hari raya Idulfitri. Sehingga masyarakat bisa merayakan lebaran dengan suka cita.

“Untuk menghadapi idulfitri, kita semua sudah melihat, ini merupakan hasil dari cipta kondisi untuk nanti pada saat lebaran atau idulfitri. Tidak ada potensi gangguan keamanan khsusunya yang berawal dari miras,” ujar Truno.***(Tito Rohmatulloh/BandungKita)

Editor: Restu Sauqi

Komentar