oleh

Terima Kompensasi, Kusir Delman di Garut Resmi Berhenti Operasi Selama 10 Hari

BandungKita.id, GARUT – Delman di enam kecamatan Kabupaten Garut resmi akan berhenti operasi selama 10 hari kedepan mulai besok. Hal ini dilakukan demi menjaga kelancaran arus mudik 2019.

Meski begitu, para kusir delman itu diberikan kompensasi atas larangan operasi sementara tersebut.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Suherman, ada sebanyak 603 delman yang berhenti operasi selama arus mudik dan arus balik lebaran 2019.

Ratusan delman itu tersebar di dua titik jalan nasional yaitu Kecamatan Malangbong dan Kecamatan Limbangan. Sementara empat titik lainnya berada di Kecamatan Kangungora, Leles, Tarogong Kidul, dan Tarogong Kaler, yang dilintasi jalan provinsi.

“Delman selama 10 hari, dari 1-9 Juni tak boleh beroperasi di jalan nasional dan provinsi. Kalau di jalan arteri, jalan biasa, boleh, tidak dilarang mengangkut masyarakat,” kata dia, Jumat (31/5/2019).

Baca juga:

Selama Musim Mudik, Delman di Garut Dilarang Beroperasi

 

Jaga Keselamatan Petugas, Pos Terpadu Limbangan Dipasang Kawat dan Meja Anti Peluru

 

Suherman mengatakan, Pemerintah Kabupaten Garut telah memberikan kompensasi ke setiap kusir delman tersebut. Masing-masing delman diberikan kompensasi uang Rp75 ribu per hari dan mendapat Rp525 ribu untuk 10 hari.

Adapun total kompenasai yang dikeluarkan Pemkab Garut sekitar Rp350 juta. “Kemarin sudah dibagikan di Limbangan, Malangbong, Kadungora, dan Leles. Hari ini Tarogong Kidul dan Tarogong Kaler,” katanya.

Pihaknya optimistis, para penarik delman itu akan mematuhi instruksi untuk tak beroperasi di jalan provinsi dan jalan nasional selama arus mudik dan arus balik. Pasalnya, kebijakan ini sudah diterapkan sejak empat tahun belakangan. Selama itu pula, para penarik delman selalu koperatif melaksanakan kebijakan tersebut.

Menurut Suherman, kompensasi dari Pemkab kepada para penarik delman merupakan kontribusi untuk menjaga kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran. “Sehingga, dengan adanya antisipasi ini bisa mengeliminir hambatan para pemudik di perjalanan,” katanya. ***(M Nur el Badhi)

Komentar