Warga Garut Mulai Kesulitan Air Bersih, Ini yang Dilakukan PDAM Tirta Intan

BandungKita.id, GARUT – Musibah kekeringan yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Garut sudah mulai merata dirasakan warga. Beberapa warga di sejumlah kecamatan di Garut bahkan sudah mulai kesulitan mendapatkan air bersih.

Melihat kesulitan yang dihadapi warga dalam memperoleh air bersih membuat PDAM Tirta Intan Garut turun tangan. Mereka menurunkan beberapa mobil tangki ke beberapa daerah untuk menyuplai kebutuhan air warga.

Direktur Utama PDAM Garut Aja Rowikarim mengatakan pihaknya sudah menyiapkan empat tangki truk untuk menyuplai air bersih ke daerah yang mengalami kesulitan air bersih.

Truk pemadam kebakaran Kabupaten Garut tengah mengisi air dari PDAM untuk menyuplai air ke daerah kekeringan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Garut (M Nur el Badhi/BandungKita.id)

“Tangki-tangki air itu dikerahkan ke beberapa daerah seperti wilayah Garut Kota, Karangpawitan, Cibatu, Cibiuk, Tarogong Kaler hingga Tarogong Kidul. Yang cukup parah yaitu di kawasan Campaka Karangpawitan dan Cibatu,” kata Aja.

Hampir setiap harinya, kata Aja, empat tangki PDAM terus mobile berkeliling ke setiap daerah yang rawan kekeringan.

BACA JUGA :

Meski Dilarang Disdik dan Ditolak Orang Tua Murid, Penerbit Erlangga Ngotot Jualan Buku di Sekolah Dasar di Garut

 

81 Desa Dilanda Kekeringan, Pemkab Bandung Tetapkan Status Siaga Bencana

 

Pihaknya juga mengimbau kepada warga yang membutuhkan air bersih untuk datang saja ke kantor PDAM untuk mendapatkan suplai air bersih. Pihaknya siap siaga kapan pun warga meminta PDAM pasti mengirimkan air bersih.

“Kita siap siaga, kapan saja warga minta kita akan kirim (air bersih),” katanya.

Dirinya juga memohon maaf kepada warga yang belum bisa terpenuhi karena armada yang dimiliki oleh PDAM sangat minim.
“Idealnya kita punya 10 armada truk tangki, untuk di wilayah utara dua unit, di tengah empat unit, di selatan dua unit, untuk cadangan dua unit itu sudah ideal,” ucapnya. (M Nur el Badhi)

Editor : M Zezen Zainal M

Comment