oleh

Robert Alberts Percaya Diri Kalahkan PSIS

Bandungkita.id, PERSIB – Persib Bandung akan berhadapan dengan PSIS Semarang. Laga ini akan digelar di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (6/11/2019).

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts memprediksi laga ini akan berjalan sengit dan menarik. Sebab keduanya sama-sama meraih hasil positif di laga sebelumnya.

Persib tak terkalahkan dalam empat pertandingan sebelumnya, sementara PSIS baru saja mengalahkan PSS Sleman dengan skor 3-0.

“Akan menjadi laga yang menarik besok karena PSIS adalah tim tangguh dengan penyerangan yang berbahaya dan mempunyai pemain asing sangat bagus. Mereka sangat mobile berkombinasi dengan sangat baik. Bisa dilihat di laga terakhir mereka berhasil menaklukan tim dengan pertahanan bagus seperti Sleman,” kata Robert di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Selasa (5/11/2019).

 

BACA JUGA:

Besok, Persib Akan Berlatih di Si Jalak Harupat

 

Persib Kalahkan Kalteng Putra, Gomes de Oliveira Angkat Bicara

 

Selain itu, kata Robert, perubahan materi pemain dengan memasukkan Claudir Marini Junior, Silvio Escobar dan Jonathan Cantillana membuat PSIS menjadi lebih berbahaya.

“Dan itu positif untuk mereka. Apalagi mereka sudah saling mengerti satu sama lain. Tapi kami sudah bersiap dan memahami bagaimana cara mereka bermain,” tuturnya.

Robert merasa percaya diri timnya bisa mengatasi PSIS. Terlebih dua pemainnya yakni Ardi Idrus dan Ezechiel N’Douassel sudah sembuh dari cedera.

“Kami juga sudah bisa kembali bermain di Bandung dan pemain tidak sabar untuk bermain di depan Bobotoh. Jadi kami senang akhirnya bisa bermain lagi di Bandung,” ucapnya.

Pelatih asal Belanda ini berharap keinginan untuk menang bisa tercapai. Sehingga Persib bisa terus memperbaiki posisi di papan klasemen Liga 1 2019.

“Kami harus tetap bermain dengan baik di Bandung dan harus bisa meraih tiga poin. Dan melihat kerja pemain maupun intensitas mereka di latihan, mereka melakukan pemulihan dengan cepat dan sangat positif,”

Sekarang pemain bisa lebih rileks saat mereka menguasai bola dan kami tinggal harus lebih efektif ketika menyerang. Pertahanan juga harus lebih tangguh untuk mengejar defisit selisih gol dengan tim lain,” tandasnya.(JAR/Bandungkita.id)

Editor: Dian Aisyah

Komentar