by

Atasi Leher Kaku dengan 4 Peregangan Sederhana Ini

BandungKita.id, HEALTH – Leher kaku biasanya disebabkan oleh kondisi umum seperti otot tegang atau keseleo. Meski pemicunya sederhana, nyeri yang muncul akibat leher kaku amat mengganggu.

Kondisi ini bahkan bisa diperparah dengan munculnya sensasi terbakar. Untungnya, ada beberapa gerakan peregangan sederhana yang cukup efektif untuk mengatasi leher kaku.

Sebagian besar gerakan peregangan mungkin terasa sulit pada awalnya. Hal ini sangat wajar, mengingat otot leher belum cukup lentur untuk melakukan peregangan tanpa merasakan nyeri.

Seiring waktu, Anda akan mulai terbiasa dan merasa nyaman sehingga bisa menambah durasi gerakan. Berikut beberapa gerakan yang disarankan:

1. Mendongakkan dan menundukkan kepala

Ini adalah gerakan paling dasar untuk mengatasi leher kaku.

Anda bisa melakukannya sambil duduk maupun berdiri. Awali dengan posisi tegak sambil menghadap ke depan, lalu ikuti langkah-langkah berikut:

– Turunkan dagu Anda ke arah dada dan tahan selama 15-30 detik. Jaga agar otot-otot Anda tetap rileks, lalu angkat kepala Anda perlahan.
– Naikkan dagu Anda ke atas sehingga bagian dasar kepala Anda terbawa ke belakang. Tahan selama 10 detik, kemudian kembalilah ke posisi semula.
– Ulangi kedua gerakan tersebut beberapa kali. Lakukan dengan rutin setiap hari.

BACA JUGA :

Ayo Mulai Hidup Sehat, Ini 5 Pilihan Kegiatan yang Bikin Tubuh Kita Selalu Bugar dan Sehat

 

 

Ini Dia 11 Manfaat Minum Air Putih Hangat Tiap Hari

 

 

2. Memiringkan kepala

Gerakan peregangan ini bisa melenturkan otot leher secara efektif sehingga ampuh untuk mengatasi leher yang kaku.

Untuk melakukannya, berdirilah dengan kedua kaki membuka selebar bahu dan lengan berada pada sisi tubuh Anda. Kemudian, ikuti langkah berikut:

– Miringkan kepala Anda ke kanan seolah ingin menyentuh bahu dengan telinga. Berhentilah saat Anda merasakan otot leher meregang.
– Tahan selama 5-10 detik, lalu kembalilah ke posisi awal.
– Ulangi gerakan yang sama ke arah kiri. Lakukan hingga 10 kali pengulangan.
– Untuk menambah kelenturan leher, Anda juga bisa meletakkan telapak tangan di atas kepala yang miring. Tekan secara perlahan dengan jari-jari Anda, dan berhentilah jika leher mulai terasa nyeri.

3. Memutar bahu

Ilustrasi memutar bahu (foto:net)

Peregangan yang satu ini lebih fokus untuk melatih otot bahu. Akan tetapi, fungsinya tetap untuk melenturkan otot leher yang kaku.

Seluruh gerakan sebaiknya dilakukan sambil berdiri agar lebih efektif. Awali dengan berdiri tegak, lalu lakukan langkah-langkah berikut:

– Angkat kedua bahu Anda, lalu putar ke depan sebanyak 6 kali.
– Kembalilah ke posisi semula, kemudian putar kembali bahu Anda ke belakang sebanyak 6 kali.

4. Tangan di belakang punggung

Meletakkan tangan di belakang punggung tidak hanya akan melenturkan otot leher, tapi juga area otot di bawahnya.

Gerakan peregangan ini juga mudah, bisa dilakukan di mana saja, dan bermanfaat untuk mengatasi leher kaku pada berbagai kategori usia.

BACA JUGA :

Ini 11 Manfaat dan Rahasia Air Wudhu Bagi Kesehatan

 

 

 

Menakjubkan, Ini 10 Manfaat Mandi Pagi Bagi Kesehatan yang Kamu Harus Tahu

 

 

Pertama-tama, berdirilah tegak dengan kedua kaki selebar bahu dan tangan berada di samping badan. Setelah itu, lenturkan otot punggung Anda dengan cara berikut:

– Ulurkan kedua tangan ke belakang punggung, lalu genggam pergelangan tangan kiri dengan tangan kanan Anda.
– Gunakan tangan kanan Anda untuk menarik dan meluruskan kedua tangan. Tarik sedikit demi sedikit hingga otot leher dan punggung terasa meregang.
– Untuk menambah kelenturan leher, arahkan telinga Anda ke bahu kanan. Tahan selama 30 detik, lalu ulangi pada sisi kiri.

Anda bisa mencoba seluruhnya selama tidak ada kondisi medis yang membuat Anda harus menghindari gerakan tertentu pada area ini.

Saat melakukan gerakan peregangan, ingatlah untuk selalu memahami kebutuhan dan batasan pada tubuh Anda.

Hal tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan gerakan peregangan yang Anda lakukan dan meminimalisasi efek sampingnya.(*)

Editor : M Zezen Zainal M

sumber : hellosehat.com

Comment