by

Dayeuhkolot Diterjang Banjir, Warga: Belum Ada Bantuan dari Pemda

BandungKita.id, Kabupaten Bandung – Hujan deras yang mengguyur Bandung Raya, Senin (24/5/2021) malam merendam tiga desa di Dayeuhkolot. Sebanyak 14 RW di desa tersebut terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 1,80 meter.

Berdasarkan pantauan BandungKita.id, sebagian warga telah mengungsi dan sebagian bertahan di lantai dua rumah masing-masing lantaran tidak sempat untuk mengamankan barang-barang pribadinya.

Ketua RW setempat Yayat Supriatna mengatakan, banjir tersebut merupakan kiriman dari beberapa wilayah akibat hujan yang terjadi sejak pukul 21.30 WIB malam.

Menurutnya, warga tidak mengira bakal diterjang banjir besar, padahal baru sekali hujan.

“Kok banjirnya bisa langsung besar,” katanya kepada BandungKita.id, Selasa (25/5/2021).

Baca Juga:

GOKIL MAX! Kuota Besar Smartfren Bikin Milenial Senyum Lebar

Relawan Bedas : Pak Bupati Hati-hati! Dulu Dukung Calon Lain, Sekarang Berebut Sekda di Kabinet Bedas

Jaga Kualitas Udara, Pemkot Bandung Gelar Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Gratis

Yayat menuturkan, banjir tersebut membuat warga sulit untuk beraktivitas lantaran kekurangan armada perahu, khususnya untuk warga yang ingin berangkat kerja.

Ia mengaku, hingga saat ini belum ada peninjauan atau penyaluran bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bandung.

“Baru ada dari BBWS yang meninjau langsung ke titik lokasi di mana air masuk ke pemukiman warga,” ujarnya.

Lebih jauh Yayat menjelaskan, pihak BBWS berencana akan mempercepat pembangunan dua polder di wilayah Dayeuhkolot.

“Ya kata BBWS mau bangun dua polder untuk menampung banjir kiriman dari Kota Bandung, yaitu Cipalasari,” jelasnya.

Sebelumnya, BBWS mencanangkan akan membangun dua polder di dua titik di wilayah Desa Dayeuhkolot guna mengantisipasi banjir. (Acip/BandungKita.id)

Editor: Agus SN

Comment