by

Hingga Oktober 2021, OJK Jabar Blokir 3 Ribuan Pinjol Ilegal

BandungKita.id, Bandung – Sebanyak 3.856 aplikasi pinjaman online (Pinjol) ilegal diblokir Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional II Jawa Barat.

Kepala OJK Regional II Jabar, Indarto Budiwitono mengatakan, sedikitnya ada tiga ribuan Pinjol ilegal yang sudah diblokir oleh OJK periode Januari hingga Oktober 2021. Meski demikian, keberadaan Pinjol ilegal bisa berlimpat ganda di kemudian hari.

“Satu sudah diblokir, tapi muncul lagi puluhan sampai ratusan aplikasi Pinjol ilegal lainnya,” katanya, Kamis (21/10/2021).

Ia menerangkan, saat ini Pinjol ilegal tengah menjadi sorotan publik Tanah Air lantaran kerap melakukan pelanggaran hukum ketika menagih kepada nasabahnya.

Hingga Oktober 2021, sedikitnya ada 1.750 pengaduan masyarakat terkait Pinjol. Sekitar 250 diantaranya mengenai praktik Pinjol ilegal.

“Kami mencoba menindaklanjutinya karena secara umum ini adalah pinjamannya ilegal,” ucap Indarto.

BACA JUGA:

Total, Delapan Orang Ditetapkan Tersangka Oleh Polda Jabar Dalam Kasus Pinjol Ilegal

Resahkan Warga, Polda Jabar dan DIY Gerebek Kantor Pinjol di Yogyakarta

Indarto menerangkan, upaya yang dilakukan OJK untuk memberantas aplikasi Pinjol ilegal ini salah satunya dengan menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Selain itu, masyarakat juga diimbau waspada agar teliti saat akan melakukan pinjaman online. Jangan sampai terkecoh dengan aplikasi yang mencantumkan logo OJK. Meskipun, saat ini sudah ada 98 aplikasi Pinjol yang sudah berizin.

“Meskipun sudah ada logo OJK, masyarakat harus mengecek lagi apakah aplikasi itu benar terdaftar di OJK atau belum,” kata Indarto.

“Pinjol ilegal sangat berbahaya karena aturannya tidak jelas. Lalu penagihannya dan berapa suku bunganya juga tidak ada yang mengatur,” tambahnya. (Faqih Rohman Syafei) ***

Comment