Pemerintah Kota Bandung Berkomitmen Wujudkan Smart City Melalui Akselerasi SPBE

Kota Bandung26137 Views

Bandungkita.id, KOTA BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkomitmen untuk mewujudkan kota pintar (Bandung Smart City) melalui percepatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Seiring berjalannya waktu, indeks SPBE Kota Bandung terus menunjukkan peningkatan menuju hasil yang lebih baik.

Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Bandung, Hikmat Ginanjar, mendorong berbagai layanan publik untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman dan teknologi. Menurutnya, adaptasi adalah keharusan bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kehidupan saat ini bergerak sangat cepat. Mereka yang dapat bertahan adalah yang mampu beradaptasi dengan perubahan,” ujar Hikmat dalam Forum SPBE dan Smart City Kota Bandung di El Hotel, Jalan Merdeka, Rabu 22 Mei 2024.

Namun, Hikmat juga menekankan pentingnya mengimbangi kemajuan teknologi dengan sentuhan humanis yang dapat dirasakan oleh warga Bandung.

“Penting bagi kita, bagaimana teknologi ini tidak hanya memiliki intelektual yang bagus, tetapi juga memiliki etika atau rasa yang baik,” katanya. “Rasa itu penting. Dalam filosofi Sunda ada cipta, rasa, dan karsa. Maka dari itu, penting bagi kita mengatur kehidupan di bumi ini agar tidak didominasi hal-hal yang membuat kita terbelenggu,” pesan Hikmat.

Ia menambahkan bahwa Pemkot Bandung akan mengikuti evaluasi implementasi program kota cerdas tahap 1 pada tahun 2024. Berdasarkan hasil evaluasi implementasi Kota Cerdas 2023, Kota Bandung mendapatkan nilai baseline: 3,96, output: 3,89, outcome: 3,68, impact: 3,77, quick win: 3,98 dengan nilai akhir 3,83. Hasil ini menempatkan Bandung di lima besar, hanya terpaut 0,01 dari Kota Surakarta (Solo).

BACA JUGA :

Sejarah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Lantik Pejabat di Kantor Desa Disaksikan Masyarakat

Fix..Bagja Setiawan Maju di PILKADA Cimahi?

Gerindra Resmi Usung Bupati Dadang Supriatna di Pilkada Kabupaten Bandung

“Kita ketahui bahwa evaluasi tahap satu bertujuan untuk menindaklanjuti progres hasil rekomendasi dari tim assessor kepada 241 kota/kabupaten yang terpilih pada periode 2017-2023,” ujar Hikmat.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan A. Brilyana, menyebutkan bahwa dengan mayoritas penduduk Gen Z yang aktif menggunakan gawai, media sosial, serta internet, Kota Bandung sangat adaptif terhadap perkembangan teknologi, terutama teknologi informasi dan komunikasi.

Ia menambahkan, untuk mendorong potensi tersebut, Pemkot Bandung meningkatkan digitalisasi di masyarakat dengan menyediakan wifi gratis, membangun co-working space, dan meluncurkan berbagai program lainnya.

“Dengan demikian, tujuan smart city untuk memberikan pelayanan yang transparan dan meningkatkan inovasi di masyarakat dapat tercapai, khususnya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Yayan.

Sebagai informasi, kegiatan Forum SPBE dan Smart City Kota Bandung ini merupakan awal dari rangkaian kegiatan evaluasi SPBE dan Smart City di Kota Bandung. Peserta kegiatan ini berasal dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkot Bandung.

Comment