BandungKita.id – Kabupaten Bandung. Di balik citra gemilang PT Bandung Daya Sentosa (BDS) sebagai BUMD penyumbang PAD tertinggi, tersimpan skandal keuangan yang merugikan para vendor hingga puluhan miliar rupiah. Ironisnya, pelapor kasus justru ditahan, sementara aktor utama seperti Kastam, Januar, dan Alim belum tersentuh hukum.
Untung Besar, Tapi Gagal Bayar
PT BDS disebut meraih keuntungan besar dan bahkan menerima penghargaan dari Bupati Bandung sebagai BUMD terbaik. Namun, vendor seperti Pak Lirit dan Pak Faisal mengaku belum menerima pembayaran penuh atas jasa mereka. Kerugian masing-masing mencapai Rp33 miliar dan Rp8,1 miliar.
Aktor-Aktor Kunci
- Kastam, pemilik PT Cahaya Frozen, diduga berutang kepada BDS namun menghindari panggilan polisi. Rumahnya di Kramat Jati disebut kosong selama lebih dari setahun, meski tetangga melihat aktivitas malam hari.
- Januar Budi Norman, Direktur Utama BDS, berdalih belum bisa membayar vendor karena menunggu pelunasan dari Kastam.
- Alim, Direktur PT Multiinergi Prima, menerima aliran dana vendor sebagai RPH yang direkomendasikan oleh Januar, meski skala bisnisnya diragukan.
ARTIKEL PILIHAN
Penegakan Hukum Dipertanyakan
Surat dari kepolisian menyebut Kastam tidak pernah hadir dalam panggilan resmi. Sementara itu, Bu Vita pelapor kasus ditahan di Polres Jakarta Selatan atas laporan rekan bisnisnya. Permohonan penangguhan penahanan ditolak dengan alasan yang dinilai tidak masuk akal.
“Kalau Bu Vita bisa ditahan dengan cepat, kenapa Kastam, Januar, dan Alim tidak?” ujar Dedet, salah satu narasumber dalam video.

DPRD dan Bupati Dinilai Bungkam
Meski sudah ada desakan pembentukan pansus, DPRD Kabupaten Bandung belum mengambil langkah konkret. Bupati pun dinilai “cuci tangan” dan tidak menunjukkan political will untuk menyelesaikan kasus ini.
Seruan Keadilan
Para narasumber mendesak aparat penegak hukum untuk segera menangkap Kastam, yang dianggap sebagai “kunci” pembuka skandal ini. Pemerintah daerah dan pusat juga diminta turun tangan agar wibawa institusi tidak tercoreng.
“Jika benar PT BDS adalah korban dari Kastam, maka pemerintah sedang dipermainkan. Tapi jika pemerintah diam, publik bisa menduga ada kerja sama,” tegas narasumber.
Redaksi BandungKita.id akan terus mengawal kasus ini demi transparansi dan keadilan. Jika Anda memiliki informasi tambahan, silakan kirimkan ke [email protected]





Comment