BandungKita.id, SOREANG – Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bandung mangkir pada Rapat Paripurna dengan agenda pandangan umum tiap fraksi atas nota pengantar Laporan Keuangan Pertanggung Jawaban (LKPj) Bupati Bandung tahun anggaran 2018, di Gedung Paripurna DPRD, Soreang, Selasa (26/3/2019).
Dari 48 kursi yang disediakan saat rapat tersebut, sebanyak 22 kursi kosong. Bahkan, pantauan di lokasi, sebagian anggota dewan tampak keluar ruangan saat jeda sidang.
Terkait hal itu, Sekretaris DPRD Kabupaten Bandung Eros Roswita mengatakan jumlah anggota DPRD yang hadir dalam rapat paripurna telah memenuhi kuorum.
Pasalnya, sebanyak 30 lebih anggota DPRD tercatat telah menandatangani daftar hadir. “Ini sudah ada 26 dan telah memenuhi kuorum, berdasarkan daftar hadir malah sudah ada 30 orang yang hadir,” jelasnya.
Namun demikian, Eros tidak memungkiri bahwa sebagian anggota dewan tak berada di dalam ruangan sidang. Ia menduga para anggota DPRD tengah sibuk menyiapkan jawaban atas nota pengantar Laporan Keuangan Pertanggung Jawaban (LKPj) Bupati di ruang fraksi masing-masing.
Eros menyebut meski berada di luar ruangan sidang, tetap bisa dihitung sebagai peserta sidang dan masuk kuorum.
“Secara aturan walau mereka berada di luar rapat sidang tetap dihitung kuorum karena mereka juga mengerjakan hal yang sama, ada yang membacakan, ada yang menyiapkan dan ada juga yang mendengarkan,” ucapnya.
Seperti diketahui seluruh fraksi di DPRD Kabupaten Bandung menerima Laporan Keuangan Pertanggung Jawaban (LKPj) Bupati Bandung tahun anggaran 2018. Bahkan sebagian besar dari fraksi tidak memberi catatan sedikit pun, mereka justru ingin segera mendorong dibuat pansus untuk 3 Raperda.***(Restu Sauqi)





Comment