Antisipasi Gangguan Keamanan Saat Natal, Polisi Larang Jemaat Gereja Bawa Tas Ransel

Cimahi, Terbaru1125 Views

BandungKita.id, CIMAHI – Mengantisipasi adanya gangguan keamanan menjelang pelaksanaan perayaan Natal, pihak kepolisian melarang jemaat yang akan datang gereja membawa tas ransel.

Hal tersebut agar tidak memunculkan kecurigaan dan kekhawatiran serta meminimalisir potensi gangguan keamanan pada saat pelaksanaan Natal, Selasa (25/12/2018) mendatang.

“Kita minta agar jemaat tak membawa tas ransel ke gereja. Cukup bawa tas kecil saja untuk membawa kitab sucinya. Jangan membawa perhiasan juga,” ungkap Kasat Sabhara Polres Cimahi, AKP Oeng Hoeruman, saat dihubungi, Senin (24/12/2018).

Untuk melakukan pengamanan pada 33 gereja dan rumah ibadah di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat, diterjunkan Satgas Turbinjali (Pengaturan, Pembinaan, Penjagaan, dan Patroli).

“Kita sudah siap melakukan pengamanan gereja, dengan Satgas Turbinjali dan membentuk Tim Tindak Polres dengan anggota sebanyak 2 pleton,” katanya.

Langkahnya, pihak kepolisian melakukan sterilisasi di sejumlah rumah ibadah, salah satunya di Gereja Santo Ignatius, Baros, yang menjadi gereja terbesar dan paling tua.

“Seperti yang sudah-sudah, pelaksanaan pengamanan itu sterilisasi oleh Sat Sabhara, dan tim Jihandak Polda Jawa Barat, untuk memberikan kenyamanan pada jemaat,” katanya.

Pihaknya juga meminta agar pengamanan internal gereja ditambah menjadi minimal 4 orang dari yang biasanya hanya 2 orang petugas penjaga internal.

“Penebalan pengamanan dari internal sudah kita minta agar ditambah, yang biasanya dari 2 orang jadi 4 orang. Minimal mereka hapal jemaat yang biasa datang ke gereja,” tegasnya.

Kapolres Cimahi, AKBP Rusdy Pramana Suryanagara, mengungkapkan pihaknya menerjunkan sekitar 1136 personel gabungan dengan TNI, yang akan disebar ke semua rumah ibadah di wilayah hukum Polres Cimahi.

“Personel untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru sekitar 1136, ditambah stakeholder lainnya. Pengamanan seperti tahun-tahun sebelumnya, akan ada petugas bersiaga di gereja dan rumah ibadah,” ujarnya. (SDK)

Comment