oleh

VIRAL! Seorang Ibu Melahirkan Dalam Mobil di Tengah Kemacetan Jalan Padalarang, Netizen Salahkan Pemkab KBB

BandungKita.id, PADALARANG – Seorang ibu yang melahirkan di tengah kemacetan ruas Jalan Gedong Lima, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) viral di media sosial. Ibu yang belum diketahui identitasnya itu melahirkan di dalam sebuah mobil yang hendak mengangkutnya ke klinik melahirkan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun BandungKita.id, ibu berusia sekitar 35 tahun itu melahirkan dalam mobil Daihatsu Ayla berpelat nomor D1169 UAI yang terparkir di pinggir jalan yang sedang macet parah. Beruntung, ibu dan anaknya selamat.

Proses melahirkan sang ibu terjadi di jok belakang mobil Ayla warna hitam tersebut. Ia dibantu seorang bidan dan warga sekitar. Karena dalam keadaan darurat, warga berusaha menutupi prosesi melahirkan dengan selembar kain agar warga yang berlalu lalang tidak melihat sang ibu berjuang antara hidup dan mati.

Setelah sang bayi lahir, warga meminta bantuan puskesmas terdekat untuk membawa ibu dan bayinya ke puskesmas. Tak lama kemudian, sebuah ambulans datang ke lokasi dan langsung membawa sang ibu dan bayinya untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Peristiwa langka tersebut pertama kali diposting oleh akun bermama Aep Hendra Rohendi. Postingannya langsung viral dan diperbincangkan netizen di jagat media sosial terutama facebook. Banyak netizen tidak menyangka proses melahirkan sang ibu bisa selamat meski dalam kondisi darurat.

Namun banyak pula yang menyayangkan kondisi kemacetan parah di ruas Jalan Gedong Lima Padalarang sehingga menghambat sang ibu untuk sampai di klinik melahirkan. Sejumlah netizen meminta Pemkab Bandung Barat untuk membuat jalan baru untuk mengatasi kemacetan parah yang tiap hari terjadi di kawasan Padalarang dan sekitarnya.

Netizen lainnya menyalahkan Pemkab Bandung Barat yang seolah tidak tanggap dengan persoalan kemacetan parah terutama di kawasan Padalarang hingga Cimareme. Terlebih, kata netizen, kemcetan sudah terjadi bertahun-tahun namun tetap dibiarkan. (ZEN/BandungKita.id)

Komentar