by

Dukung Kemerdekaan Papua Barat, Sejumlah Mahasiswa Papua Gelar Aksi di Jalan Asia Afrika

BandungKita.id, BANDUNG – Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI – WP) dan Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tengah Indonesia (AMPTI) menggelar aksi di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, pada Rabu (19 12/2018)

Berdasarkan keterangan juru bicara aksi, Nanang Kosim menjelaskan, Aksi tersebut digelar dalam rangka peringatan Trikora pada 19 desember 1961silam, kala itu Trikora disebut-sebut sebagai upaya pemerintah membebaskan Papua Barat.

“Tapi pada pelaksanaannya justru Tiga Komando Rakyat (Trikora) adalah dalih pemerintah untuk memulai invasi militer pertama lemerintahan Indonesia ke Tanah Papua dan menjadi jembatan masuknya kolonialisme Indonesia di Tanah Papua,” jelasnya

Trikora, lanjut Nanang, berisi tiga hal yakni, 1. Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan Belanda, 2. Kibarkan sang merah putih di Irian barat tanah air indonesia 3. bersiaplah untuk mobilisasi umum guna mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air bangsa

“Pada saat itu, sebagai realisasi dari Trikora soekarno mengeluarkan keputusan presiden nomor 1 tahun 1962, yang memerintahkan kepada Panglima Komando Mandala Mayor Jenderal Soeharto untuk melakukan operasi militer dengan nama operasi mandala,” paparnya

Sejak saat itulah, lanjut Nanang, hingga kini Rakyat Papu Barat terus di eksploitasi, dan terus dijajah. “Kalau kita lihat perjalanan sejarahnya, Jadi ya Trikora itu Ilegal” tegas Nanang.

Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI – WP) dan Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tengah Indonesia (AMPTI) menggelar aksi di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, pada Rabu (19/12/2018). (TRH/BandungKita.id)

Sementara itu berdasarkan rilis aksi yang diterima BandungKita masa menuntut 7 hal terhadap pemerintah Indonesia, tuntutan tersebut yakni

  1. Berikan hak menentukan nasib sendiri sebagai solusi demokrasi bagi rakyat West Lapua
  2. Indonesia dan PBB harus mengakui Trikora 19 desember adalah awal pemusahaan rakyat asli bangsa West Papua
  3. Tarik militer (TNI/Polri) baik organik dan non organik dari seluruh tanah West Papua
  4. Tutup Freeport, British Petroleum, LNG Tangguh, MNC, MIFEE,  dan yang lainnya yang merupakan dalang kejahatan kemanusiaan di atas tanah West Papua
  5. PBB harus bertanggungjawab serta terlibat aktif secara adil dan demokratis dalam proses penentuan nasib sendiri, meluruskan sejarah dan pelanggaran HAM yang terjadi terhadap bangsa West Papua
  6. Segera beri akses informasi dan jamin kebebasan jurnalis nasional dan internasional di West Papua
  7. Stop pembantaian rakyat sipil di Nduga, West papua

Berdasarkan pantauan di lokasi aksi yang dimulai sekira pukul 14.00 WIB tersebut berakhir pada 15.30 masa mengakhiri aksi dengan tertib meski mendapat perlawanan berupa aksi tandingan dari ormas Pemuda Mandiri Peduli Rakyat.***(TRH/BandungKita.id)

Comment