Farhat Abbas Dilaporkan Elza Syarif Atas Dugaan Penipuan Rp 10 Miliar, Begini Kata Kuasa Hukum Elza

BandungKita.id, HUKUM – Farhat Abbas lagi-lagi terlibat perseteruan dengan rekan sesama pengacara. Kali ini Elza Syarief melalui kuasa hukumnya melaporkan Farhat atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan di Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/540/I/2019/PMJ/Dit.Reskrimum pada Senin, 28 Januari 2019.

Elza merasa kerugian yang disebabkan oleh Farhat mencapai kurang lebih Rp 10 miliar dari tahun 2013 hingga 2015.

“Modusnya adalah memperdaya ibu Elza supaya mau meminjamkan uang dengan janji dibalikkan 3 bulan tapi sampai sekarang enggak balik,” ucap Asnawi Patandjengi selaku kuasa hukum Elza seperti dikutip dari viva di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis 31 Januari 2019.

Total kerugian Rp 10 miliar tersebut termasuk biaya jasa Elza Syarief yang pernah menjadi pengacara Farhat saat cerai dan perebutan harta gana gini dengan Nia Daniaty.

“Ada beberapa perkara yang bersangkutan dibela Ibu Elza, di antaranya perceraian dengan Nia dan sukses fee gugatan harta gana gini juga demikian itu tidak dibayar,” ucapnya.

BACA JUGA :

Lantas apakah Farhat Abbas sebetulnya tengah mengalami kebangkrutan? “Kategori bangkrut kita enggak tahu ya tapi kalau memang punya uang dikembalikanlah meski nyicil. Ada itikad baik, ini hanya harapan kosong yang diberikan,” ujar Roni Sapulete sebagai saksi dalam laporan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan adanya pelaporan tersebut. “Ya benar, kami sudah terima laporannya,” kata Argo. Dalam laporannya, Asnawi menyertakan dua saksi, yakni Roni Sapulete dan Siska.

Farhat Abbas dijerat dengan pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.(ZEN/BandungKita.id)

Comment