by

Gede Widiade Mundur dari Persija, Apakah Terkait Temuan Dokumen Oleh Satgas Antimafia Bola?

BandungKita.id, BOLA – Mundurnya Gede Widiade dari jabatannya sebagai Direktur Utama Persija Jakarta meninggalkan misteri besar. Apakah ada kaitannya dengan dokumen yang ditemukan oleh Satgas Antimafia Bola?

Gede menyatakan mundur dari jabatannya pada Rabu malam WIB, 6 Februari 2019. Hal ini cukup membingungkan sebab bersama Persija, mantan petinggi klub Persebaya Surabaya ini terbilang sukses. Sejak bergabung pada 2016 lalu, Gede berkontribusi besar dengan memberikan tiga gelar bergengsi untuk Persija.

Yaitu trofi Boost SportsFix Super Cup 2018, Piala Presiden dan yang paling luar biasa adalah menghapus puasa gelar Liga 1.

“Pengunduran diri ini bukan bersifat politis tapi ini semua normal. Sama mohon maaf kepada semuanya, terutama The Jakmania, yang sebagai pemain ke-12,” kata Gede seperti dilansir vivanews, Kamis (7/2/2019).

BACA JUGA :

Namun di balik pengunduran diri Gede ada masalah yang sebenarnya belum terungkap jelas terkait Persija. Sebelumnya, Satgas Anti Mafia Bola melakukan penggeledahan di bekas kantor PT. Liga Indonesia pada Jumat 1 Februari 2019 lalu.

Mereka menemukan sejumlah dokumen yang diduga milik Persija dihancurkan. Isu kemudian muncul di mana dokumen tersebut dicurigai terkait kasus match fixing atau pengaturan skor.

Ditanya mengenai hal tersebut, Gede berkelit. Dia menyebut jika keputusannya untuk mundur dari Persija murni atas tugas yang telah selesai diembannya.

“Pengunduran ini tidak ada kaitannya dengan penemuan dokumen. Kami juga sampai saat ini tidak tahu dokumen apa yang ditemukan. Saya sudah menyatakan mundur itu tak lama setelah Persija juara, tapi secara Yuridiksi pada 1 Februari,” lanjut dia.

Untuk pengganti, jabatan Gede akan diemban oleh Koko Afiat yang sebelumnya adalah salah satu pemilik saham di PT Jakarta Indonesia Hebat.

Namun rupanya pengunduran diri Gede, sejumlah pengurus Persija lainnya juga ikut mundur. Setidaknya ada lima pengurus Persija yang juga ikut mundur.

Kelimanya adalah Andika Suksmana (CMO Persija), Budi Saputra (Ketua Panpel), Presetyo (Wakil Ketua Panpel), Arvi (Manajer Persija U-19), dan Erwan (Manajer Persija U-16).(M Zezen Zainal M)

Comment