by

Kurangi Pencemaran Asap Pembakaran Sampah, Warga Cihampelas KBB Ciptakan Tungku Pembakaran

-Uncategorized-

BandungKita.id, NGAMPRAH – Persoalan sampah selalu menjadi tantangan yang sulit dipecahkan di banyak negara. Keadaan itu juga tak terlepas dari perilaku masyarakat yang minim perhatian terhadap lingkungan.

Namun tak sedikit pula yang ingin bahu membahu mengikis persoalan krusial tersebut. Salah satunya yang dilakukan warga Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat.

Mereka memusnahkan sampah dengan cara membakarnya di tungku raksasa yang telah di fasilitasi pemerintah desa. Salah satu pengelola sampah, Dodo Darmawan mengatakan solusi itu dilakukan untuk mencegah bencana yang akibat sampah.

Sebelum kehadiran tungku ini, Kata Dodo, masyarakat kerap kali membuang sampah sembarangan hingga menggunung. “Sebelumnya mah ada yang asal lempar ke sungai, ada yang numpuk dipinggir jalan,” sebut Dodo.

“Dengan menggunakan anggaran desa yang ada, saya bersama kepala desa berinisiatif untuk mengelola sampah. Hal ini dilakukan agar lingkungan Desa Tanjungwangi bersih dan tidak tercemari oleh bau sampah,” tambahnya.

Sebelum dibakar, kata dia, sampah dipisahkan terlebih dahulu. Ada yang untuk didaur ulang dan dibakar. “Sampah yang tidak bisa didaur ulang, itu yang dibakar. Sampah botol plastik buat dijual. Ada juga yang diolah jadi kompos,”terang Dodo.

Dia mengatakan, inisiatifnya membuat tungku agar polusi udara sisa pembakaran tidak menyebar ke area pemukiman warga. “Kalo dibakar biasa, nanti asapnya kemana mana. Bisa mencemari warga dan lingkungan lain,” paparnya.

Namun Dodo mengeluhkan, tungku yang terbuat dari besi hanya bisa bertahan selama satu tahun. Dia berharap pemerintah daerah khususnya Dinas Lingkungan Hidup KBB bisa membantu pemeliharaan alat bakar tersebut.

“Pernah kebakaran di sini. Semua habis. Alhamdulillah masih ada anggaran desa yang bisa bantu sampai bisa beroperasi lagi,” pungkasnya.***(Bagus Fallensky/Bandungkita.id)

Editor: Dian Aisyah

Comment