oleh

Mangkir Terus di Persidangan, Mahasiswa Minta Wagub Jabar Uu Dijemput Paksa dan Kasusnya Diambil Alih KPK

BandungKita.id, BANDUNG – Geram dengan sikap Wagub Jabar yang kerap mangkir dalam sidang kasus bansos Kabupaten Tasikmalaya, Aliansi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) se-Jawa Barat menggelar aksi di depan DPRD Provinsi Jawa Barat, Kamis (28/3/2019).

Massa menilai, mantan Bupati Tasikmalaya tersebut tidak taat hukum. Pasalnya, sejak 4 bulan berjalannya kasus korupsi berjamaah dana hibah Kabupaten Tasikmalaya tahun anggaran 2017 seiring itu pula Uu mangkir di persidangan meski sudah tiga kali dipanggil.

 

Mahasiswa menuntut pengadilan menjemput paksa Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum terkait kasus bansos Tasikmalaya (Tito Rohmatullah/BandungKita.id)

 

“Uu Ruzhanul Ulum disebut dalam persidangan korupsi kasus dana hibah dengan terdakwa mantan Sekda Abdul Kodir dan delapan terdakwa lainnya. Tidak hanya penasehat hukum yang bicara tapi juga jaksa penuntut umum Kejati Jabar pun ikut menyebut nama Uu,” kata Kordinator Aksi Ahmad Jundi khalifatullah.

Jundi mengatakan, nama Uu Ruzhanul Ulum mantan Bupati Kabupaten Tasikmalaya dua periode yang kini sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat semakin kerap disebut karena dia mengetahui dan juga menandatangani sebundel akta hibah tahun 2016-2017 yang bernilai ratusan miliar rupiah.

BACA JUGA :

Wagub Jabar Uu Mangkir Lagi, Sidang Kasus Bansos Tasikmalaya Tetap Berlanjut

 

Ini Kata Pemprov Jabar Soal Uu Absen di Sidang Kasus Bansos Tasikmalaya

 

 

“Sementara 9 orang lain sudah jadi terdakwa yakni Sekda Kabupaten Tasikmalaya Abdul Kodir, Kabag Kesra Setda Kabupaten Tasikmalaya Maman Jamaludin, Sekretaris DPKAD Ade Ruswandi, Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya Endin, PNS di bagian Kesra Kabupaten Tasikmalaya Alam Rahadian Muharam, PNS di Kesra Kabupaten Tasikmalaya Eka Ariansyah,” kata Jundi.

Sementara itu, berdasarkan rilis aksi pihaknya melayangkan lima tuntutan yakni :

1. Mengecam sikap penakut Wagub Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum yang mangkir dari persidangan.

2. Mendesak Majelis Hakim atau yang berwenang untuk menjemput paksa Uu Ruzhanul Ulum ke dalam persidangan.

3. Mendesak Wagub Uu Ruzhanul Ulum untuk hadir dalam persidangan, jika tidak berani maka KAMMI Se-Jawa Barat meminta Uu Ruzhanul Ulum untuk mundur sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat karena telah memalukan masyarakat Jawa Barat.

4. Mendesak KPK mengambil alih kasus dana hibah Kabupaten Tasikmalaya tahun 2017.

5. Mengajak Masyarakat Jawa Barat untuk melawan setiap praktek Korupsi di wilayah Jawa Barat. (Tito Rohmatulloh/BandungKita.id)

 

Editor : M Zezen Zainal M

Komentar