BandungKita.id, BANDUNG – Calon presiden nomor urut 02 menghadiri rapat akbar kampanye terbuka di stadion Sidolig, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, Kamis (28/3/2019).
Antusias masyakat baik dalam maupun luar kota Bandung untuk mengikuti acara tersebut sangat tinggi. Hal itu tampak dari suasana rapat akbar yang dipenuhi simpatasan Prabowo.
Mengetahui hal itu, dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan rasa terimakasih bagi warga Jawa Barat, khususnya kota Bandung yang telah menyambut kehadirannya secara meriah.
“Saya tadi disambut banyak masyakat terutama ibu-ibu tangannya sangat kuat menyalami saya, terimakasih telah menyambut saya dengan semeriah ini,” ungkap Prabowo disambut teriakan ibu-ibu.
Selain itu dalam pidatonya Prabowo juga menyampaikan gagasannya yakni bertekad menghentikan sikap pejabat publik yang seringkali tidak memenuhi aspirasi masyarakatnya.
“Rakyat kita sudah mengerti dan faham, kita tidak mau dibohongi lagi. Elite yang di Jakarta itu menyebabkan Indonesia seperti ini. Mereka hanya memikirkan kekayaan dirinya saja Saya faham itu,” lanjut Prabowo.
Baca juga: Puluhan Ribu Surat Suara Rusak, Logistik Pemilu 15 Kota Kabupaten di Jawa Barat Belum Terpenuhi
Prabowo menegaskan, sikap pejabat saat ini mayoritas terlalu mengiming-iming masyakat dengan janji-janji. Namun tidak terpenuhi. Hasilnya, masyarakat bukan tidak mungkin justru merasa kecewa.
“Cukup dengan janji-janji yang bohong, cukup dengan manilpulasi
Kemarin, saya mengimbau sekarang saya mulai mengingatkan, jangan sekali-kali menginjak perasaan rakyat, jangan di kira rakyat bisa disogok terus menerus,” tegasanya.
Karenanya, Prabowo menegaskan dirinya ingin menghentikan budaya janji-janji yang dilakukan politisi yang jarang ditepati. Bahkan dirinya juga bertekad menghentikan tindakan tindakan korupsi.
“Rakyat indonesia mulai pintar tidak bisa dibodohi lagi, kita ingin menghentikan budaya korupsi di indonesia,” tegasnya.
Bersama Sandiaga Uno, Prabowo mengakui bahwa dirinya adalah bagian tak terpisahkan dari masyrakat sehingga perlu memenuhi apa yang menjadi aspirasi rakyat.
“Kami adalah koalisi, kami pembawa bendera, kami adalah alat rakyat Indonesia, saya bersaksi dengan pak sandi, kami akan tunduk pada kehendak rakyat,” pungkas Prabowo. (Tito Rohmatulloh/BandungKita)





Comment