by

Puluhan Ribu Surat Suara Rusak, Logistik Pemilu 15 Kota Kabupaten di Jawa Barat Belum Terpenuhi

BandungKita.id, GARUT – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat menemukan potensi kekurangan logistik khususnya surat suara. Kekurangan tersebut akibat rusaknya surat suara saat proses percetakan sortir lipat.

Selain itu terjadi selisih perhitungan akibat perbedaan hitung antara Bawaslu dan KPU. Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jawa Barat, Zaky Hilmi, mengatakan, faktor lain yang berpotensi terjadi kekurangan surat suara karena keterlambatan pengiriman dari percetakan ke KPU kabupaten/kota.

“Kerusakan di percetakan jauh lebih besar dibanding saat sortir lipat. Kerusakannya seperti ada cipratan tinta, bolong saat proses pencetakan, hingga hasil tak sempurna,” kata Zaky, Rabu (20/3/2019).

Potensi kekurangan saat sortir lipat, tambahnya, juga rawan. Saat ada surat suara yang rusak, KPU harus mengumpulkannya terlebih dulu. Sebelum meminta surat suara yang baru. Sedangkan proses sortir dan lipat ini memakan waktu yang lama.

Hingga 18 Maret, data kerusakan surat suara di Jawa Barat untuk pemilihan presiden dan wakil presiden (PPWP) mencapai 25.915, DPD 20.672, DPR 43.801, DPRD Provinsi 46.542, dan DPRD kabupaten/kota sebanyak 20.277.

Baca juga: Upah Terlalu Kecil, Ratusan Petugas Sorlip Surat Suara Mengundurkan Diri, Segini Upah yang Diberikan KPU

“Jumlahnya bisa terus bertambah karena proses sortir lipat masih berlangsung,” ucapnya.

Dengan tenggat waktu satu bulan sebelum hari H, Zaky menyebut baru 12 kabupaten/kota yang sudah menerima surat suara secara lengkap. Sedangkan sisanya sebanyak 15 kabupaten/kota belum lengkap surat suaranya.

Ke 15 daerah itu yakni Kabupaten Bandung, Garut, Kuningan, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Karawang, Kabupaten Bekasi, Bandung Barat, Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kota Bandung, Kota Cirebon, Kota Bekasi, Kota Depok, dan Kota Cimahi.

“Beragam surat suara yang belum diterimanya. Ada yang belum terima surat suara PPWP saja, ada yang dua surat, bahkan ada yang sampai tiga surat suara,” katanya.

Kota Bandung misalnya, masih belum menerima surat suara PPWP, DPR, dan DPRD kabupaten/kota. Data terakhir, surat suara yang belum dikirim ke 15 daerah itu untuk PPWP sebanyak 12.331.166 lembar, DPD sebanyak 7.983.931 lembar, DPR sebanyak 5.482.583 lembar, dan DPRD Provinsi sebanyak 5.450.959 lembar. (M Nur el Badhi/Bandungkita.id)

Editor: Dian Aisyah

Comment