by

Petugas Pemilu di Kabupaten Bandung yang Meninggal Capai 7 Jiwa

BandungKita.id, SOREANG – Jumlah petugas pemilu di Kabupaten Bandung yang meninggal dunia terus bertambah. Dihimpun dari data KPU dan Bawaslu Kabupaten Bandung, hingga Rabu 24 April 2019, petugas yang meninggal mencapai 7 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari 3 orang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), 1 orang petugas PAM TPS, 2 orang Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) dan 1 orang petugas pengaman wilayah (Pamyah) dari unsur Linmas.

Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya mengatakan 3 orang petugas KPPS yang meninggal itu bernama Muchtar Gumilar (74), selaku ketua KPPS TPS 28 Desa Cingcin, Soreang. Alex Iskandar (36), anggota KPPS TPS 33 Desa Banjaran. Dan Moch.Djuhaeri, Anggota KPPS TPS 137 Desa Cinunuk.

“Adapun petugas PAM TPS, bernama Kiki Muhammad, bertugas di TPS 11 Desa Laksana,” katanya.

Baca juga:

Seorang Pengawas TPS di Kabupaten Bandung Meninggal Dunia, Diduga Kelelahan Saat Tertibkan APK

 

Sementara itu Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung, Januar Solehudin mengatakan 2 petugas PTPS yang meninggal bernama Iwan Hermawan (55, bertugas di TPS 8 Desa Cikuya, Kecamatan Cicalengka. Dan Ganjar Paturahman, PTPS 55 Kelurahahan Andir, Kecamatan Baleendah.

“Iwan meninggal pada tanggal 18 April pukul 04.00 di RS Cikopo Cicalengka. Sedangkan Ganjar, menghembuskan nafas terakhir pada tanggal 20 April, pukul 16.00 WIB di RS Emanuel,” paparnya.

Untuk 1 orang petugas pengaman wilayah (Pamyah) dari unsur Linmas, bernama Eman yang bertugas di TPS 15 Desa Ibun.

Baca juga:

Seorang Pengawas TPS di Kabupaten Bandung Meninggal Dunia, Diduga Kelelahan Saat Tertibkan APK

Januar mengatakan selain menerima laporan petugas yang wafat, Bawaslu juga mendapat informasi tentang sejumlah petugas pemilu dalam kondisi sakit biasa, sakit kritis, dan laporan petugas keguguran.

“Kami juga menerima informasi 1 orang petugas PTPS kritis atas nama Dedi Suwandi di Desa Sukajadi, Kecamtan Soreang. Ada juga petugas PTPS keguguran di Kecamatan Paseh dan yang masih saki juga banyak salah satunya di Kertasari,” ucapnya.

Dengan kejadian tersebut, ia berharap tidak ada lagi jatuh korban jiwa dan mendoakan bagi petugas yang dalam keadaan sakit agar segera diberi kesembuhan.

“Mudah-mudahan tidak ada lagi yang berguguran. Petugas yang sakit segera disembuhkan,” tandasnya.***(Restu Sauqi)

Comment